Sinergi Pendidikan Islam: Kankemenag Bantul Gelar Evaluasi Program 2025 dan Penyusunan Program Definitif 2026
Bantul (Kankemenag) – Upaya memperkuat sinergi antar-seksi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul (Kankemenag Bantul), pada Jumat (29/08/2025) pukul 09.00 WIB dilaksanakan kegiatan Evaluasi Program 2025 dan Penyusunan Program Definitif 2026 bertempat di RM. Parangtritis. Agenda strategis ini diikuti oleh berbagai unsur penting bidang pendidikan Islam, di antaranya Seksi Pendidikan Madrasah (Dikmad), Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), dan Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Bantul, Aminudin. Dalam sambutannya, Aminudin menekankan pentingnya menyamakan persepsi dalam menjalankan program kerja lintas seksi agar evaluasi pelaksanaan program tahun 2025 berjalan efektif sekaligus menjadi pijakan untuk merencanakan program di tahun 2026. Ia juga menyinggung fenomena rotasi mutasi ASN di lingkungan Kemenag Bantul. “Bapak Ibu sekalian harus siap jika mendapatkan ketugasan baru sesuai arahan pimpinan, karena rotasi adalah bagian dari dinamika organisasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Dikmad, Ahmad Musyadad, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting khususnya bagi internal Dikmad. Menurutnya, penyusunan kegiatan dan penganggaran harus terarah dan terukur agar sesuai dengan pagu yang tersedia. “Momentum ini sangat bermanfaat karena selain melibatkan lintas seksi, juga hadir bendahara dan perencana program pendidikan Islam. Hal ini memungkinkan kami melakukan sinkronisasi anggaran dan program dengan lebih realistis,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan dinamis. Para peserta aktif memberikan masukan melalui sesi tanya jawab yang diarahkan untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan kegiatan di internal masing-masing seksi. Dengan adanya forum ini, diharapkan koordinasi antar-seksi semakin solid sehingga setiap program dapat terlaksana sesuai target dan memberi manfaat nyata bagi penguatan pendidikan Islam di Bantul.
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan hasil evaluasi 2025 sebagai bahan perbaikan, sekaligus menyusun program definitif 2026 yang lebih inovatif, terukur, dan berdampak bagi pengembangan madrasah, pesantren, maupun pendidikan agama Islam di Kabupaten Bantul. (Masruri)