Lompat ke isi utama
x
KUA Sedayu

Penyuluh KUA Sedayu Gelar Manasik Haji dan Umrah di SMA Dharma Amiluhur Sedayu

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 19 January 2026

Bantul (KUA Sedayu) — Penyuluh Agama Islam KUA Sedayu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Kali ini, KUA Sedayu menggelar kegiatan pendampingan manasik haji dan umrah bagi siswa SMA Dharma Amiluhur Sedayu pada Rabu (14/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh puluhan siswa-siswi dari berbagai kelas.

 

Kegiatan manasik haji dan umrah ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara SMA Dharma Amiluhur Sedayu dengan KUA Sedayu dalam bidang pembinaan keagamaan. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoritis, tetapi juga pengalaman praktik langsung terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umrah sesuai tuntunan syariat Islam.

 

Guru pendamping kegiatan, Solehudin, menyampaikan bahwa pelaksanaan manasik haji dan umrah ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini kepada para siswa tentang rukun, wajib, dan sunnah haji serta umrah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan nilai-nilai religius di lingkungan sekolah.

 

“Manasik ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara SMA Dharma Amiluhur Sedayu dengan KUA Sedayu. Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi dukungan dari KUA Sedayu yang selalu siap mendampingi kegiatan keagamaan di sekolah kami,” ujar Solehudin. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Sekolah karena dinilai sangat bermanfaat bagi pengembangan karakter dan pemahaman keagamaan siswa.

 

Penyuluh Agama Islam KUA Sedayu, Jamilludin, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa kegiatan manasik haji dan umrah merupakan salah satu layanan keagamaan yang dapat diberikan oleh KUA kepada lembaga pendidikan, majelis taklim, maupun masyarakat umum. Menurutnya, manasik menjadi media edukasi yang efektif untuk menanamkan pemahaman ibadah secara komprehensif.

 

“Manasik haji dan umrah ini merupakan bagian dari layanan KUA yang bisa dilaksanakan melalui kolaborasi dengan sekolah. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat luas, khususnya bagi generasi muda,” tutur Jamilludin.

 

Dalam penyampaian materi, Jamilludin memberikan penjelasan teori tentang tahapan-tahapan pelaksanaan haji dan umrah, mulai dari niat, ihram, thawaf, sa’i, hingga tahallul. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik manasik yang dipandu oleh Miftahur Rozaq. Para siswa diajak mempraktikkan langsung setiap rangkaian manasik dengan simulasi sederhana namun mudah dipahami.

 

“Kami berharap dengan perpaduan antara teori dan praktik ini, para siswa dapat lebih memahami manasik haji dan umrah karena mereka mengalaminya secara langsung,” imbuh Jamilludin.

 

Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa, Dimas, menyampaikan kesan positifnya setelah mengikuti manasik. Ia mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan manasik haji dan umrah sehingga pengalaman tersebut sangat berkesan baginya.

 

“Ini pertama kalinya saya mengikuti manasik. Sangat menarik karena tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga langsung praktik. Jadi lebih mudah dipahami,” ujar Dimas. Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi para siswa untuk menumbuhkan cita-cita dan niat menunaikan ibadah haji maupun umrah di masa depan.

 

Melalui kegiatan ini, KUA Sedayu berharap para siswa tidak hanya memahami tata cara ibadah haji dan umrah, tetapi juga memiliki semangat spiritual serta motivasi untuk menjadi generasi yang religius, berakhlak mulia, dan cinta terhadap ibadah. Kegiatan manasik ini sekaligus menjadi bukti sinergi yang baik antara KUA dan lembaga pendidikan dalam membangun karakter keagamaan generasi muda. (jml)