Upacara Hari Guru di MTsN 1 Bantul Hadirkan Suasana Berbeda: Guru Turun Langsung sebagai Petugas
Bantul (MTsN 1 Bantul) — MTsN 1 Bantul menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional pada Senin (24/11/2025). Upacara berlangsung di lapangan depan madrasah dengan penuh kekhidmatan dan diikuti oleh seluruh guru, pegawai, serta peserta didik.
Kepala MTsN 1 Bantul, Warsun Munawir, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasruddin Umar. Salah satu pesan penting dalam amanat tersebut menegaskan peran strategis guru dalam pembangunan bangsa.
“Guru adalah pilar utama pembangunan pendidikan. Maju mundurnya suatu bangsa ditentukan oleh sistem pendidikan yang tanggung jawab besarnya berada di pundak guru,” ujarnya membacakan pesan Menteri Agama.
Amanat tersebut juga menyinggung kisah sejarah Jepang pasca–Perang Dunia Kedua. Saat bom atom mengguncang Hiroshima dan Nagasaki, Kaisar Jepang kala itu mengajukan satu pertanyaan mendasar kepada para menterinya: “Berapa guru yang tersisa?” Kisah ini kembali mengingatkan betapa pendidikan dan keberadaan guru menjadi faktor utama bangkitnya suatu bangsa dari keterpurukan.
Upacara kali ini menghadirkan suasana unik. Seluruh petugas upacara berasal dari guru dan pegawai MTsN 1 Bantul, mulai dari pemimpin pasukan, pengibar bendera, pembaca teks UUD 1945, hingga pembaca doa. Keterlibatan para guru sebagai petugas menjadi bentuk penghormatan terhadap profesi pendidik serta simbol dedikasi mereka terhadap pembentukan karakter generasi muda.
Dalam rangkaian kegiatan upacara, Kepala Madrasah juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Aulia Shifa yang meraih juara 3 Lomba Reels Literasi tingkat Kabupaten Bantul. Karya video berjudul “Dari Madrasah Ceria, Literasi Menginspirasi” menjadi salah satu capaian membanggakan bagi MTsN 1 Bantul.
Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat keteladanan dan dedikasi para pendidik, sekaligus menginspirasi siswa untuk terus menghargai peran guru dalam kehidupan mereka. (bhe)