Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Tingkatkan Kompetensi Pengelola Aset, MAN 4 Bantul Ikuti Pembinaan Nasional SIAP BMN

Dikirim oleh Fidela alma pada 2 August 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Sebagai upaya memperkuat tata kelola Barang Milik Negara (BMN) yang profesional, tertib administrasi, dan akuntabel, Pengelola BMN MAN 4 Bantul, Dody Hendra Supriyadi, mengikuti Pembinaan Nasional Pengelolaan Barang Milik Negara melalui Program Sinergi Intensif Akselerasi Pengelolaan BMN (SIAP BMN) yang diselenggarakan secara daring oleh Biro Keuangan dan BMN Kementerian Agama, Jumat (31/7/2026).

 

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti dari Ruang Tata Usaha MAN 4 Bantul dan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementerian Agama, Ahmad Hidayatullah. Pembinaan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kapasitas pengelola BMN di lingkungan Kementerian Agama agar mampu mengelola aset negara secara efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Dalam pembinaan tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai implementasi Program SIAP BMN sebagai upaya mempercepat terwujudnya pengelolaan aset yang berkualitas melalui sinergi antarsatuan kerja. Materi yang disampaikan meliputi penatausahaan BMN, inventarisasi aset, optimalisasi pemanfaatan barang milik negara, pengamanan aset, hingga penyusunan laporan yang akurat dan sesuai regulasi. Selain itu, narasumber juga menekankan pentingnya digitalisasi pengelolaan BMN guna meningkatkan akurasi data serta mendukung pengambilan keputusan berbasis informasi yang valid.

 

Dody Hendra Supriyadi menilai pembinaan tersebut memberikan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pengelolaan aset di lingkungan madrasah.

 

"Melalui pembinaan ini kami memperoleh pembaruan mengenai tata kelola BMN, mulai dari penatausahaan, inventarisasi, hingga optimalisasi pemanfaatan aset. Materi tersebut menjadi bekal yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pengelolaan BMN di MAN 4 Bantul agar semakin tertib, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi,"ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Tata Usaha MAN 4 Bantul, Retno Siwi Handayani, menyampaikan apresiasi atas partisipasi pengelola BMN dalam mengikuti pembinaan nasional tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola administrasi yang berkualitas.

 

"Pengelolaan Barang Milik Negara merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan pendidikan di madrasah. Karena itu, kami terus mendorong pengelola BMN untuk mengikuti berbagai pembinaan agar mampu mengimplementasikan kebijakan terbaru dan memastikan seluruh aset madrasah dikelola secara tertib, efektif, transparan, serta akuntabel," tutur Retno.

 

Melalui keikutsertaan dalam Program SIAP BMN, MAN 4 Bantul semakin menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola kelembagaan yang profesional, modern, dan berintegritas. Pengelolaan BMN yang berkualitas diharapkan mampu mendukung peningkatan layanan pendidikan sekaligus mewujudkan prinsip good governance di lingkungan madrasah. (afa/ica)-al