Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Gong Ditabuh, Tanda Peserta Disematkan: LDK MAN 4 Bantul Resmi Dimulai

Dikirim oleh Fidela alma pada 25 September 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Tabuhan gong oleh Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menandai secara resmi dimulainya rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) MAN 4 Bantul pada Jumat (25/9/2026). Prosesi pembukaan yang berlangsung dalam apel di lapangan MAN 4 Bantul tersebut berlangsung khidmat dengan dilanjutkan penyematan tanda peserta secara simbolis.

 

Penyematan tanda peserta dilakukan langsung oleh Syaefulani kepada dua perwakilan peserta, yaitu Muhammad Ridwan dan Aqeela Alifia, di hadapan seluruh peserta dan panitia LDK. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membekali para pengurus organisasi murid dengan kemampuan kepemimpinan dan pengelolaan organisasi.

 

LDK MAN 4 Bantul dijadwalkan berlangsung selama dua hari, hingga Sabtu (26/9/2026), dengan melibatkan 114 murid. Peserta berasal dari pengurus delapan organisasi murid di MAN 4 Bantul. Murid kelas X dan XI mengikuti kegiatan sebagai peserta, sedangkan murid kelas XII berperan sebagai panitia pelaksana.

 

Salah satu perwakilan peserta, Muhammad Ridwan, murid kelas XI F2 sekaligus Ketua Dewan Ambalan MAN 4 Bantul periode 2026/2027, mengaku bangga mendapat kepercayaan untuk mengikuti prosesi penyematan tanda peserta.


“Saya merasa sangat bangga sekaligus bersyukur bisa dipercaya mewakili teman-teman dalam prosesi penyematan tanda peserta. Momen ini menjadi dorongan semangat tersendiri bagi saya, terlebih saya juga dipercaya sebagai Ketua Dewan Ambalan. LDK menjadi wadah penting untuk melatih mental, kemampuan berkomunikasi, dan pemecahan masalah agar kami siap memimpin organisasi di madrasah dengan kompak dan bertanggung jawab,” ungkap Ridwan.

 

Sementara itu, dalam amanatnya, Syaefulani menyampaikan bahwa LDK dirancang untuk membentuk, melatih, dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan murid dalam mengelola organisasi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun karakter, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengasah jiwa kepemimpinan.

 

Melalui rangkaian materi dan pelatihan selama dua hari, para peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan organisasi sebagai bekal dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab di masing-masing organisasi murid MAN 4 Bantul. (lel/ica)-al