Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Tanamkan Budaya Anti-Perundungan, MAN 4 Bantul Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Upacara Bendera

Dikirim oleh Fidela alma pada 3 August 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – MAN 4 Bantul kembali melaksanakan upacara bendera rutin di halaman madrasah pada Senin (3/8/2026). Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pimpinan, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh murid kelas X, XI, dan XII ini menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter kepada seluruh warga madrasah.

 

Pada pelaksanaan kali ini, petugas upacara berasal dari kelas XI F1. Seluruh rangkaian upacara, mulai dari pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan Teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga pembacaan doa, berlangsung tertib dan penuh khidmat.

 

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 4 Bantul, Rusli Farida, menyampaikan amanat tentang pentingnya membangun budaya saling menghargai dan menciptakan lingkungan madrasah yang bebas dari perundungan. Menurutnya, nilai-nilai persatuan yang terkandung dalam lagu kebangsaan dan lagu perjuangan hendaknya tidak hanya dinyanyikan saat upacara, tetapi juga diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

 

"Lagu-lagu persatuan dan kebangsaan yang kita nyanyikan setiap upacara bukan sekadar pelengkap kegiatan seremonial, melainkan pengingat untuk terus menjaga persatuan, menghargai sesama, dan hidup rukun. Di MAN 4 Bantul kita adalah satu keluarga besar. Karena itu, tidak boleh ada perundungan dalam bentuk apa pun, baik secara verbal, fisik, maupun melalui media sosial. Ciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling mendukung agar seluruh murid dapat berkembang serta meraih prestasi terbaik," tegas Rusli Farida.

 

Ia juga mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan sikap saling menghormati, peduli, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari budaya madrasah. Menurutnya, karakter yang kuat merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia.

 

Upacara diakhiri dengan doa bersama dan pembubaran barisan secara tertib. Melalui pembiasaan upacara bendera yang disertai penguatan nilai-nilai karakter, MAN 4 Bantul terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan, sehingga seluruh murid dapat belajar, bertumbuh, dan berprestasi dalam suasana yang kondusif. (lel/ica)-al