Lompat ke isi utama
x
MAN 2 Bantul

Siswa-siswi MAN 2 Bantul Raih Silver Medal di Lomba Youth National Science Fair Ke-7 Universitas Negeri Malang

Dikirim oleh eka putri pada 5 March 2025

Bantul (MAN 2 Bantul) - Prestasi membanggakan datang dari lima siswa-siswi MAN 2 Bantul yang berhasil meraih perak (silver medal) dalam ajang Youth National Science Fair (YNSF) ke-7 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang pada 17 Februari 2025. Kelima siswa tersebut, Anisa, Fida, Tsabbita, Nadia, dan Bilqis, berhasil mencuri perhatian juri dengan karya inovatif mereka yang berjudul “Manufacturing Styrofoam Nanofiber Using the Electrospinning Method as a Water Filter Media to Reduce the Effect of Microplastic Exposure.”

Karya mereka ini menyajikan solusi yang kreatif terhadap masalah pencemaran lingkungan, khususnya terkait dengan mikroplastik yang semakin menjadi perhatian global. Dengan menggunakan metode elektrospinning, mereka berhasil mengembangkan nanofiber dari styrofoam yang dapat digunakan sebagai media filter air untuk mengurangi dampak paparan mikroplastik. Penelitian ini tidak hanya menunjukkan kemampuan riset yang mendalam, tetapi juga memberi kontribusi besar terhadap upaya pelestarian lingkungan.

Anisa, Fida, Tsabbita, Nadia, dan Bilqis, saling bekerja sama dengan penuh semangat untuk menyelesaikan proyek ilmiah ini. Mereka melakukan penelitian dan eksperimen di bawah bimbingan guru dan pembimbing yang mendukung proses penelitian mereka.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap prestasi siswa-siswi ini. Ia mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas usaha dan dedikasi yang telah ditunjukkan para siswa. “Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh anak-anak kami. Karya ilmiah ini bukan hanya menunjukkan kecerdasan mereka, tetapi juga kepedulian mereka terhadap isu-isu lingkungan yang sangat relevan saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Fida yang mewakili tim, mengungkapkan bahwa mereka merasa sangat senang dan terinspirasi setelah berhasil meraih medali perak. "Kami tidak menyangka bisa meraih silver medal, ini adalah hasil dari kerja keras dan kerjasama tim yang solid. Semoga penelitian ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan memberi kontribusi dalam upaya pengurangan polusi mikroplastik," tuturnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa-siswi MAN 2 Bantul tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berperan aktif dalam mencari solusi terhadap permasalahan global. Dengan prestasi ini, mereka membuktikan bahwa pemuda Indonesia memiliki potensi besar untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi dunia.