Ikuti Worshop Deep Learning, Kepala MTsN 2 Bantul Dapatkan Wawasan Pembelajaran Mendalam
Bantul (MTsN 2 Bantul) – Saat ini perubahan masa depan sulit diprediksi, sementara permasalahan mutu pendidikan: literasi, numerasi, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan ketimpangan pendidikan masih memnyelimuti strategi Pendidikan di Indonesia. Mengingat visi Indonesia emas tahun 2045 serta tantangan kompetensi di masa depan yang dibutuhkan bangs aini, maka perlu adanya model Pendidikan di Indonesia yang lebih bermakna. Itulah yang melatarbelakangi munculnya ide Pendidikan mendalam atau lebih trend disebut deep learning. Pembelajaran mendalam merupakan pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu.
Demikian disampaikan oleh ahli Pendidikan Indonesia Guru Besar UNY Suyanto dalam acara Workshop Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) bagi Pengawas Sekolah dan Madrasah dan kepala sekolah /madrasah jenjang PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah di Kabupaten Bantul pada Senin (24/3/2025) bertempat di Gedung Pertemuan Komplek Kantor Pemda II Manding,Trirenggo. Kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Bantul tersebut diikuti oleh 300 peserta dari unsur sekolah dan madrasah di Bantul.
Lebih lanjut Narsum Suyanto yang didaulat menjadi Ketua TIM Penyusun Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam itu menjelaskan bahwa dalam penerapan pembelajaran mendalam, semua pihak yang terlibat saling menghargai dan menghormati dengan mempertimbangkan potensi, martabat dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Peserta didik dapat merasakan manfaat dan relevansi dari hal-hal yang dipelajari untuk kehidupan. Peserta didik mampu mengkonstruksi pengetahuan baru berdasarkan pengetahuan lama dan menerapkan pengetahuannya dalam kehidupan nyata,” terang guru besar UNY tersebut.

Sementara itu Kepala MTsN 2 Bantul Isti Bandini juga ikut serta dalam workshop tersebut. Menurut Kamad Matsandaba tersebut, dengan mengikuti workshop ia mendapatkan wawasan pembelajaran mendalam.
“Saya yakin jika konsep pendidikan deep learning ini diterapkan, akan memberikan pencerahan dunia Pendidikan di Indonesia,” ungkapnya.
Kamad Isti mengikuti kegiatan workshop dengan tujuan untuk selalu aktif dan update informasi Pendidikan untuk membuka wawasan seluruh civitas akademika MTsN 2 Bantul agar tidak ketinggalan info dalam memajukan pendidikan di madrasah. (ist)