Siswa MI Al Anwar Antusias Sambut Hari Pertama Program Makan Bergizi Gratis
Bantul (MI Al Anwar) – Madrasah Ibtidaiyah Al Anwar Pundong Bantul menyambut dengan gembira pelaksanaan perdana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah. Sejak pagi, suasana madrasah dipenuhi semangat siswa yang antusias menantikan hidangan pertama. Sebanyak 100 ompreng makanan diterima dan dibagikan kepada para siswa pada Senin (26/1/2026).
Program MBG ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mengatasi masalah kekurangan gizi di kalangan pelajar, yang secara langsung memengaruhi fokus belajar dan prestasi akademik.
Kepala MI Al Anwar Siti Fatimah, menyatakan bahwa program ini bukan hanya sekadar bantuan logistik, tetapi juga investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda bangsa, “Kami sangat bersyukur MI Al Anwar menjadi salah satu madrasah yang menerima program ini. Hari pertama ini adalah tonggak sejarah. Asupan gizi yang baik adalah kunci bagi konsentrasi belajar yang optimal,” ujarnya sebelum jam makan siang.
Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam katsu ,lalapan tomat dan timun, puding naga dan kerupuk udang disusun berdasarkan standar gizi ketat yang ditetapkan oleh tim ahlil gizi kementerian terkait. Pihak madrasah bersama penyedia MBG telah bekerja sama erat untuk memastikan kualitas, kebersihan, dan ketepatan waktu penyediaan makanan .
Siswa-siswi MI Al Anwar Pundong menyambut hidangan pertama ini dengan antusias. Salah seorang siswi kelas 1 Hana Alindya mengaku sangat senang dengan menu yang disajikan, “Makanannya enak, porsinya pas, dan jadi lebih semangat belajar karena perut sudah kenyang. Kami juga bisa makan bersama teman-teman di kelas, seru sekali,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu wali kelas 1, Sumartini mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme para siswa, “Saya senang melihat anak-anak begitu semangat di hari pertama MBG ini. Ujarnya
Dari total penerimaan, 100 ompreng berhasil didistribusikan dan dikembalikan dengan )tertib, sementara 2 siswa tercatat tidak hadir pada hari tersebut. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan hari pertama, tidak ditemukan sisa makanan di tempat MBG artinya semua habis dikonsumsi siswa.
Melalui Program MBG ini, Sumartini berharap dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara siswa dan seluruh warga madrasah, “Kami berharap, momen makan bersama ini menjadi ajang untuk mengajarkan pentingnya pola hidup sehat, disiplin, dan rasa syukur,” tambahnya.
Lebih jauh, Sumartini melihat Program MBG sebagai fondasi pembentukan karakter yang mengajarkan siswa pentingnya pola makan sehat, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab terhadap kesehatan diri serta lingkungan sekolah.(Fat)