Siap Terjun ke Dunia Kerja, MAN 2 Bantul Jadi Tuan Rumah Seleksi PKL Richeese Factory
Bantul (MAN 2 Bantul) — MAN 2 Bantul kembali menunjukkan dirinya sebagai vokasi madrasah yang aktif menjalin kemitraan dengan dunia industri. Kali ini, MAN 2 Bantul dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan seleksi Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa kelas XI madrasah keterampilan se-DIY yang bekerja sama dengan perusahaan kuliner nasional, Richeese Factory. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (9/2/2026) mulai pukul 09.00 WIB dan dipusatkan di Laboratorium Komputer MAN 2 Bantul.
Seleksi PKL ini diikuti oleh peserta didik dari dua madrasah, yakni MAN 2 Bantul dan MAN 4 Sleman. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara madrasah dan dunia industri dan dunia kerja (IDUKA), sekaligus membuka wawasan siswa tentang proses rekrutmen yang berlaku di lingkungan kerja profesional.
Kepala MAN 2 Bantul menyampaikan bahwa kegiatan seleksi PKL dirancang sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual. Melalui proses ini, siswa tidak hanya memenuhi persyaratan kurikulum, tetapi juga belajar memahami etos kerja, budaya industri, serta tanggung jawab yang melekat dalam dunia kerja nyata.
“Seleksi PKL ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengenal standar dan tuntutan dunia kerja, sehingga mereka lebih siap secara mental, sikap, dan karakter,” ungkapnya.
Siswa yang dinyatakan lolos seleksi nantinya akan menjalani PKL di Richeese Factory dengan penempatan pada beberapa posisi, seperti lobi, dapur, dan kasir. Penentuan posisi disesuaikan dengan hasil seleksi, minat siswa, serta kebutuhan perusahaan. Melalui variasi penempatan tersebut, siswa diharapkan memperoleh pengalaman kerja yang komprehensif di berbagai bidang operasional restoran.
Pada posisi lobi, siswa dilatih untuk melayani pelanggan, menjaga kerapian layanan area, serta mengasah kemampuan komunikasi dan sikap profesional. Posisi dapur memperkenalkan siswa pada alur kerja dapur, penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan, serta pentingnya kerja sama tim. Sementara itu, posisi kasir melatih ketelitian, penggunaan sistem transaksi, dan tanggung jawab dalam pengelolaan pembayaran.
Proses seleksi dilaksanakan secara profesional oleh tim Talent Acquisition Richeese Factory melalui beberapa tahapan, meliputi pengecekan tinggi badan, psikotes, dan wawancara. Setiap tahapan dirancang untuk menilai kesiapan fisik, mental, karakter, motivasi, serta kemampuan komunikasi peserta didik sesuai standar kerja perusahaan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib dan kondusif dengan memanfaatkan fasilitas Laboratorium Komputer MAN 2 Bantul. Pihak Richeese Factory menegaskan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada sikap, kejujuran, kedisiplinan, dan kemauan belajar siswa.
Antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat. Banyak di antara mereka yang mengaku mendapatkan pengalaman baru serta gambaran nyata mengenai proses seleksi dan tuntutan kerja di dunia industri.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul berharap para siswa memperoleh bekal berharga sebelum terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kerja sama dengan Richeese Factory menjadi wujud nyata sinergi positif antara madrasah dan industri dalam mencetak generasi muda yang siap kerja, berkarakter, dan berdaya saing.
Ke depan, MAN 2 Bantul berkomitmen untuk terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai mitra industri sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar terbaik bagi peserta didik, sejalan dengan visi madrasah dalam menyiapkan lulusan yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman. /rys