Lompat ke isi utama
MAN 4 Bantul

Seru dan Interaktif, Panggung Debat Calon Ketua OSIS MAN 4 Bantul Dibanjiri Pertanyaan Kritis

Dikirim oleh Fidela alma pada 2 September 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Ajang Orasi dan Debat Terbuka Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS MAN 4 Bantul periode 2026/2027 yang berlangsung di halaman madrasah pada Senin (31/8/2026) berlangsung meriah dan interaktif. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari seluruh murid yang mengikuti jalannya penyampaian gagasan dan debat para calon.

 

Panggung debat menjadi ruang bagi para murid untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus menguji gagasan yang ditawarkan oleh masing-masing pasangan calon. Sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari dinamika keagamaan, efektivitas organisasi, hingga kepedulian sosial di lingkungan madrasah.

 

Antusiasme murid terlihat dari beragam pertanyaan kritis yang disampaikan kepada para kandidat. Muhammad Muafiq, murid kelas X E2, misalnya, mengajukan pertanyaan mengenai fleksibilitas serta realisasi visi dan misi yang ditawarkan para pasangan calon. Pertanyaan kritis juga disampaikan Syahrafli Ramadhan dari kelas XII F1 dan sejumlah murid lainnya untuk menguji kesiapan serta kemampuan para paslon dalam memberikan solusi. Tidak hanya murid, para guru turut berpartisipasi dengan mengajukan pertanyaan guna melihat wawasan dan kesiapan kepemimpinan para kandidat.

 

Meski berlangsung dengan suasana hangat dan diwarnai adu argumentasi, seluruh rangkaian debat tetap berjalan secara sehat, sportif, dan transparan. Para peserta juga mampu menjaga etika serta saling menghargai selama proses penyampaian pertanyaan dan jawaban.

 

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 4 Bantul, Dwi Mulyono, mengapresiasi partisipasi aktif seluruh warga madrasah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dinamika yang muncul selama debat menunjukkan tumbuhnya budaya berpikir kritis dan kebebasan berpendapat yang sehat di lingkungan madrasah.

 

“Saya sangat bangga melihat dinamika debat hari ini. Antusiasme anak-anak, baik yang bertanya seperti Muafiq dan Syahrafli maupun paslon yang menjawab, menunjukkan bahwa iklim kritis dan kebebasan berpendapat di MAN 4 Bantul tumbuh dengan sangat sehat. Debat terbuka ini bukan sekadar ajang tontonan, melainkan pendidikan politik yang nyata. Harapan kami, siapa pun yang terpilih nanti benar-benar mampu merealisasikan gagasannya dan membawa OSIS MAN 4 Bantul makin berkemajuan,” tegas Dwi Mulyono.

 

Melalui pelaksanaan debat terbuka yang interaktif tersebut, MAN 4 Bantul terus mendorong terciptanya budaya demokrasi yang sehat sekaligus membentuk generasi muda yang kritis, berani menyampaikan pendapat, dan siap mengambil peran sebagai pemimpin di masa depan. (lel)-al