Lompat ke isi utama
MIS Ma'arif Saman

Perkuat Program Unggulan Tahfidz, Guru dan Karyawan MIS Ma’arif Saman Ikuti Bimtek Metode Baghdadi

Dikirim oleh Fidela alma pada 16 July 2026

Bantul (MIS Ma’arif Saman) – Dalam upaya meningkatkan kualitas program unggulan tahfidz, MIS Ma’arif Saman menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Metode Baghdadi bagi guru dan karyawan pada Kamis (16/07/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan implementasi kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 yang mengadopsi metode Baghdadi dalam pembelajaran membaca Al-Qur'an.

 

Metode Baghdadi merupakan metode pembelajaran membaca Al-Qur'an yang dilakukan secara bertahap melalui pengenalan dan pengejaan huruf hijaiyah. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan dasar peserta didik dalam membaca Al-Qur'an secara fasih dan sesuai kaidah.

 

Selain mendukung pembelajaran tahfidz, bimtek ini juga menjadi bekal bagi guru dalam mengimplementasikan program unggulan baru madrasah, yakni pembelajaran menulis Arab Pegon. Melalui kegiatan tersebut, para guru memperoleh pemahaman yang seragam mengenai penerapan metode Baghdadi sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif.

 

Kegiatan diikuti oleh hampir seluruh guru dan karyawan MIS Ma’arif Saman dengan menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang pembelajaran Al-Qur'an. Selama pelatihan, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik praktik membaca maupun pendalaman materi.

 

Kepala MIS Ma’arif Saman, Indrati, menyampaikan bahwa semangat para peserta menjadi modal penting dalam menyukseskan implementasi program baru di madrasah.

 

"Alhamdulillah, seluruh guru dan karyawan mengikuti bimtek ini dengan antusias. Meskipun sebagian besar sudah mampu membaca Al-Qur'an menggunakan metode Baghdadi, mereka tetap bersemangat untuk meningkatkan kompetensi diri. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan memperkuat kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga menyamakan persepsi di antara guru pengampu sehingga program tahfidz dan pembelajaran Arab Pegon dapat dilaksanakan secara optimal," ujar Indrati.

 

Ia menambahkan, penyamaan pemahaman antarpendidik menjadi hal yang penting mengingat latar belakang pendidikan guru yang beragam. Dengan adanya kesamaan metode dalam pembelajaran, diharapkan peserta didik memperoleh materi yang lebih terarah dan berkualitas.

 

Melalui pelaksanaan bimtek ini, MIS Ma’arif Saman berkomitmen terus meningkatkan mutu program unggulan tahfidz serta melahirkan peserta didik yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki kemampuan menulis Arab Pegon sebagai bagian dari penguatan pendidikan keagamaan di madrasah. (Ika)-al