Penyuluh KUA Banguntapan Kunjungi Perpustakaan Masjid Al-Manar, Dorong Penguatan Literasi Keagamaan
Bantul (KUA Banguntapan) — Penyuluh Agama Islam KUA Banguntapan melakukan kunjungan ke Perpustakaan Masjid Al-Manar, Jurugentong RT 10, Tegal Ketandan, Banguntapan, Bantul, Kamis (18/09/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan literasi keagamaan sekaligus menjalin silaturahmi dengan pengelola perpustakaan masjid.
Dalam kunjungan tersebut, Penyuluh KUA Banguntapan, Sri Sumiatun, Nur Laini, dan Ani Muzayaroh menyerahkan bantuan sejumlah buku Pedoman Keluarga Sakinah sebagai tambahan referensi bagi koleksi Perpustakaan Masjid Al-Manar. Bantuan tersebut diterima oleh pustakawan Perpustakaan Masjid Al-Manar, Sukino, didampingi wakilnya, Sudarmaji, serta Ketua Takmir Masjid Al-Manar, Sukapdi.
Perpustakaan Masjid Al-Manar dinilai telah memenuhi berbagai unsur yang mendukung keberadaan perpustakaan masjid yang representatif. Koleksi yang tersedia terdiri atas sekitar 70 persen buku keagamaan dan 30 persen buku umum. Seluruh koleksi juga telah diklasifikasikan sesuai katalog buku yang dimiliki perpustakaan.
Menariknya, pengelolaan perpustakaan tersebut didukung oleh sosok pustakawan yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia kepustakawanan. Sukino dikenal sebagai pustakawan yang telah meraih berbagai prestasi dalam ajang lomba pustakawan hingga tingkat nasional.
Selain mengelola perpustakaan, Sukino juga menghasilkan sejumlah karya dokumentasi, di antaranya buku berjudul Sekilas Perpustakaan Khusus Masjid Al-Manar, serta berbagai kliping mengenai khutbah Jumat dan dokumentasi literasi lainnya.
Pengelolaan Perpustakaan Masjid Al-Manar juga berjalan secara terstruktur. Kepengurusan perpustakaan telah memiliki pembagian tugas, termasuk jadwal penjagaan perpustakaan. Para petugas yang terlibat bahkan mendapatkan insentif dari pihak takmir masjid sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan layanan perpustakaan.
Keberadaan Perpustakaan Masjid Al-Manar diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan perpustakaan masjid lainnya, khususnya dalam menghadirkan ruang literasi yang tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Tidak hanya perpustakaan, Masjid Al-Manar juga memiliki berbagai fasilitas yang representatif. Di antaranya ruang TPA, area parkir, tempat wudu yang bersih dan ramah disabilitas, serta taman bermain ramah anak. Berbagai fasilitas tersebut menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang yang nyaman dan inklusif bagi jamaah dan masyarakat.
Dalam bidang kegiatan, Masjid Al-Manar secara rutin menyelenggarakan ibadah dan pengajian. Selain itu, terdapat pula kegiatan sosial melalui program Al-Manar Berbagi serta kegiatan yang mendukung kesehatan jamaah dan masyarakat, salah satunya agenda senam Ling Tieng Kung.
Beragam kegiatan dan fasilitas tersebut menunjukkan upaya Masjid Al-Manar dalam membangun kemaslahatan jamaah secara menyeluruh. Tidak hanya memperhatikan aspek ibadah dan kesehatan rohani, tetapi juga kesehatan jasmani, kepedulian sosial, serta kesehatan intelektual melalui penguatan budaya membaca dan keberadaan perpustakaan masjid.
Dengan pengelolaan yang terstruktur, fasilitas yang inklusif, serta kegiatan keagamaan, sosial, kesehatan, dan literasi yang berjalan secara berkelanjutan, Masjid Al-Manar diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pengelolaan masjid yang mampu memberikan manfaat luas bagi jamaah dan masyarakat di sekitarnya.