Lompat ke isi utama
x
MTs Al-Falaah Pandak

Penuh Haru dan Motivasi: Siswa Kelas 9 MTs Al-Falaah Ikuti Mujahadah dan AMT di Joglo KSY

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 1 February 2026

Bantul (MTs Al-Falaah Pandak) – Menjelang perhelatan Tes Kemampuan Akademik (TKA/TKAD) tahun ajaran 2025/2026, MTs Al-Falaah Pandak menggelar rangkaian kegiatan spiritual dan mental bagi seluruh siswa kelas 9 pada Sabtu (31/01/2026). Bertempat di Joglo KSY PP Al Imdad Komplek 1, kegiatan ini menggabungkan sesi Mujahadah yang khusyuk dengan Achievement Motivation Training (AMT) yang emosional.

 

Rangkaian acara dimulai tepat pada pukul 08.00-09.00 WIB dengan lantunan doa dan Mujahadah yang dipimpin oleh Amad Shodikul Wahdi. Suasana syahdu menyelimuti ruangan saat seluruh siswa bersimpuh memohon kemudahan serta keberkahan dalam menghadapi ujian yang akan datang.

 

Kepala MTs Al-Falaah Pandak, Ashlihatul Lathifah dalam sambutannya memberikan suntikan semangat yang luar biasa. Ia menekankan pentingnya persiapan matang, baik secara akademik melalui try out maupun secara mental. "TKA dan TKAD bukan sekadar angka, tapi pembuktian kerja keras kalian selama tiga tahun ini," tuturnya memotivasi.

 

Memasuki pukul 09.00 selesai, acara dilanjutkan dengan sesi AMT yang diisi oleh narasumber ahli, Muhamad Ahsan. Ia  membawa suasana yang sangat dinamis dan mendalam. Salah satu momen paling menggetarkan adalah saat diputarnya video perjuangan seorang ibu, mulai dari masa kehamilan, perjuangan bertaruh nyawa saat melahirkan, hingga membesarkan anak dengan penuh kasih sayang. Isak tangis siswa pecah saat mereka menyadari betapa besar pengorbanan orang tua mereka.

 

Tak hanya itu, Muhamad Ahsan juga melakukan teknik hipnoterapi. Siswa dibimbing untuk masuk ke kondisi rileks dan fokus di bawah alam sadar. Dalam kondisi tersebut, mereka diberikan sugesti positif untuk menanamkan rasa percaya diri serta semangat belajar yang tinggi.

 

Sebagai bentuk refleksi diri, di akhir sesi para siswa diminta menuliskan "Surat Cinta" yang ditujukan untuk orang tua dan bapak ibu guru. Surat ini berisi ungkapan terima kasih, permohonan maaf, serta janji untuk memberikan hasil terbaik pada ujian mendatang.

 

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya membekali siswa dengan kesiapan teknis menghadapi ujian, tetapi juga kematangan emosional dan spiritual agar mereka mampu meraih prestasi maksimal di tahun ajaran 2025/2026.(nrl)