Lompat ke isi utama
x
MAN 2 Bantul

Pastikan Kesesuaian KMA 1503, Kanwil Kemenag DIY Lakukan Monitoring Kurikulum di MAN 2 Bantul

Dikirim oleh eka putri pada 11 February 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta terus melakukan penguatan implementasi kebijakan kurikulum madrasah. Salah satunya melalui kegiatan monitoring yang dilaksanakan oleh Sub Koordinator Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag DIY, Anita Isdarmini, di MAN 2 Bantul, pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kepala Madrasah MAN 2 Bantul.

Monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan kurikulum di MAN 2 Bantul telah sesuai dengan arah kebijakan yang tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025, sekaligus mempersiapkan penyesuaian terhadap kebijakan lanjutan pada KMA 1503 Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, Anita Isdarmini didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana, serta Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Nurhayati. Anita Isdarmini menyampaikan bahwa monitoring kurikulum menjadi langkah strategis untuk memastikan madrasah memahami dan mengimplementasikan kebijakan kurikulum secara utuh, tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga pada praktik pembelajaran di kelas dan budaya madrasah. Menurutnya, KMA 1503 memberikan arah yang jelas dalam pengembangan kurikulum madrasah yang berorientasi pada penguatan karakter, nilai-nilai kemanusiaan, dan pembelajaran bermakna.

“Monitoring ini penting untuk melihat sejauh mana kurikulum madrasah telah disusun dan diimplementasikan sesuai dengan KMA 1503. Kurikulum harus benar-benar menjadi pedoman pembelajaran yang hidup dan kontekstual,” ujarnya. Dalam monitoring tersebut, Anita Isdarmini mencermati dokumen kurikulum MAN 2 Bantul, khususnya yang berkaitan dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), pembelajaran mendalam (deep learning), serta pengembangan kokurikuler. Ia menegaskan bahwa penyusunan suplemen kurikulum harus diawali dengan pemetaan karakteristik madrasah sebagai dasar dalam menentukan arah pengembangan KBC dan kokurikuler.

Karakteristik madrasah, lanjutnya, menjadi fondasi utama agar kurikulum yang disusun tidak bersifat seragam, melainkan mencerminkan kekhasan, potensi, serta kebutuhan peserta didik dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, implementasi kurikulum dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana, menjelaskan bahwa MAN 2 Bantul telah melakukan langkah awal dengan mengkaji dan memetakan karakteristik madrasah sebagai dasar penyusunan suplemen kurikulum. Proses tersebut melibatkan analisis potensi akademik, minat bakat peserta didik, serta program unggulan madrasah.

“Kami menyusun suplemen kurikulum dengan mengacu pada KMA 1503 Tahun 2025 dan mempersiapkan penyesuaian terhadap KMA 1503 Tahun 2026. Semua diawali dari pemetaan karakteristik madrasah, sehingga KBC dan kokurikuler yang dirancang benar-benar relevan dan aplikatif,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Nurhayati, menambahkan bahwa kegiatan monitoring ini memberikan penguatan dan kejelasan arah bagi madrasah dalam mengembangkan kurikulum. Menurutnya, masukan dari Kanwil Kemenag DIY menjadi referensi penting dalam menyempurnakan dokumen kurikulum sekaligus strategi implementasinya.

“Monitoring ini menjadi momentum evaluasi dan refleksi bagi kami. Masukan dari Kanwil Kemenag DIY sangat membantu dalam memastikan bahwa kurikulum MAN 2 Bantul telah selaras dengan kebijakan pusat dan siap diimplementasikan secara optimal,” ungkapnya. Kegiatan monitoring berlangsung secara dialogis dengan diskusi mendalam terkait tantangan dan peluang dalam implementasi kurikulum. Anita Isdarmini juga memberikan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penguatan integrasi nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran, optimalisasi kegiatan kokurikuler sebagai wahana pengembangan karakter, serta konsistensi dalam dokumentasi kurikulum.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenag DIY berharap MAN 2 Bantul semakin mantap dalam mengimplementasikan kurikulum sesuai dengan KMA 1503. Selain itu, MAN 2 Bantul diharapkan mampu menjadi contoh praktik baik dalam pengembangan kurikulum madrasah yang adaptif, berkarakter, dan berorientasi pada pembentukan generasi yang berilmu, berakhlak, serta berdaya saing. (fitria)