Lompat ke isi utama
MTsN 7

Nuansa Tradisional Gagrak Jawa Warnai Upacara Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul di MTsN 7 Bantul

Dikirim oleh liana pada 20 July 2026

Bantul (MTsN 7 Bantul) – Semangat kebudayaan dan rasa cinta daerah membumbung tinggi di lingkungan MTsN 7 Bantul (Ma7uba). Civitas akademika madrasah sukses menyelenggarakan upacara bendera khidmat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bantul yang ke-195.
Ada pemandangan yang sangat berbeda dan penuh pesona pada pelaksanaan upacara kali ini. Guna melestarikan warisan budaya leluhur sekaligus menyemarakkan hari jadi kabupaten, seluruh peserta upacara,mulai dari jajaran pimpinan, dewan guru, pegawai tata usaha, hingga seluruh siswa tampil kompak mengenakan pakaian adat Gagrak Jawa.


Halaman utama MTsN 7 Bantul tampak anggun bagaikan pelataran keraton. Para guru dan siswa putra terlihat gagah mengenakan surjan lengkap dengan kain batik (jarik) dan blangkon. Sementara itu, para guru dan siswi putri tampil ayu dan bersahaja dengan balutan kebaya kartini maupun kebaya lurik yang dipadukan secara serasi dengan hijab mereka.
Meski mengenakan pakaian tradisional lengkap, seluruh peserta tetap mengikuti setiap tata urutan upacara dengan penuh disiplin dan khidmat. Penggunaan bahasa Jawa dalam beberapa instruksi upacara juga semakin menambah kental nuansa sakral dan keagungan adat Yogyakarta sepanjang acara berlangsung.


Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat, meskipun tidak bertindak langsung sebagai pembina upacara namun memberikan pernyataannya. Beliau menyampaikan ucapan selamat hari jadi untuk Kabupaten Bantul sekaligus mengajak warga madrasah untuk merefleksikan nilai-nilai luhur budaya.
"Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul yang ke-195 dengan busana Gagrak Jawa ini adalah momentum berharga bagi kita semua, khususnya para siswa, untuk nguri-uri atau melestarikan kebudayaan Jawa yang adiluhung. Pakaian yang kita kenakan hari ini mencerminkan identitas, kesopanan, dan karakter bersahaja. Mari kita bawa semangat gotong royong dan kebersamaan ini untuk terus mengukir prestasi demi membawa nama MTsN 7 Bantul dan Kabupaten Bantul semakin 'Nyata Berprestasi'," tutur Hidayat.


Upacara peringatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan juga berfungsi sebagai media edukasi praktis bagi siswa kelas VII hingga kelas IX untuk mengenal dan mencintai pakaian adat mereka sendiri.
Kegiatan yang berjalan dengan lancar dan penuh sukacita ini ditutup dengan sesi foto bersama per kelas dan unit kerja di area madrasah. Melalui momentum hari jadi ini, MTsN 7 Bantul berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis dan teguh secara iman, tetapi juga tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya bangsa.(nrl)