Lompat ke isi utama
x
MTsN 6 Bantul

MTsN 6 Bantul Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025

Dikirim oleh Sugiyono pada 29 October 2025

Bantul (MTsN 6 Bantul) – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke 97 Tahun 2025, MTs Negeri 6 Bantul menyelenggarakan Upacara  di halaman madrasah pada hari Selasa, 28Oktober 2025. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX, serta para guru dan pegawai madrasah. Tahun ini peringatan  hari Sumpah Pemuda Dengan mengusung tema “Pemuda-Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”.


Bertindak sebagai pembina upacara adalah Sugiyono Kepala Madrasah  MTs Negeri 6 Bantul. Dalam amanatnya Kamad menyampaikan tentang peran siswa untuk menjaga semangat sumpah pemuda Pertama : Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kedua : Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Ketiga : Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. 


Sugiyono juga menyampaikan tentang Kedisiplinan siswa adalah kepatuhan terhadap aturan dan tata tertib yang berlaku dimadrasah untuk membentuk karakter yang baik dan mencapai prestasi akademik yang optimal. Contohnya meliputi datang tepat waktu, mengenakan seragam dengan benar, mengumpulkan tugas tepat waktu, dan menjaga kebersihan. Kedisiplinan membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan, menjauhi perilaku menyimpang, serta mengembangkan kebiasaan baik dan bertanggung jawab. 


Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda  berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. merupakan momentum untuk meneguhkan kembali peran pemuda pemudi dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Bagi seluruh warga madrasah untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pelopor lahirnya sumpah pemuda dengan menghapus sekat-sekat perbedaan suku, agama, dan budaya untuk menciptakan persatuan yang kokoh dan  menegaskan satu visi yang sama untuk mencapai kemerdekaan Indonesia, yang kemudian menjadi fondasi untuk membangun bangsa yang bersatu dan berdaulat serta Menjadikan Bahasa Indonesia sebagai simbol pemersatu bangsa, yang memperkuat identitas kolektif sebagai satu bangsa Indonesia (Latif)