Lompat ke isi utama
MTsN 4 Bantul

MTsN 4 Bantul Sosialisasi Sulingjar  

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 7 August 2026

Bantul (MTsN 4 Bantul) – Seluruh guru dan pegawai Tata Usaha MTsN 4 Bantul pada Jumat (07/08/2026) mengikuti sosialisasi survei lingkungan belajar (Sulingjar). Dalam rangka mendukung peningkatan mutu pendidikan, pelaksanaan Sulingjar Tahun 2026 akan dilaksanakan pada 20 Juli - 17 Agustus 2026. Survei ini menjadi bagian penting dalam memotret kondisi lingkungan belajar di satuan pendidikan sebagai dasar perbaikan layanan pendidikan yang lebih berkualitas. 


Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari menyampaikan manfaat Sulingjar adalah untuk mengukur, mengevaluasi, dan memetakan kualitas proses pembelajaran serta iklim satuan pendidikan. Data ini dipakai untuk menyusun rapor pendidikan dan meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh. Sugeng Muhari juga menegaskan penguatan literasi dalam Sulingjar berfokus pada bagaimana guru dan kepala madrasah menciptakan ekosistem madrasah yang mendukung kemampuan membaca, memahami, dan menganalisis informasi bagi siswa. Sulingjar tidak menguji kemampuan literasi guru secara individu, melainkan memotret proses pembelajaran, ketersediaan fasilitas, dan iklim akademik yang menunjang budaya literasi. 


Pengawas MTsN 4 Bantul, Miftakhul Bakhri proses penyusunan eviden Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang dalam arahannya menegaskan korelasi antara eviden SKP dan perkin yang diambil harus sesuai dengan kebutuhan yang ada. Eviden (bukti dukung) SKP harus selaras dan bersumber dari target Perkin instansi atau atasan. Setiap Rencana Hasil Kerja (RHK) dan Indikator Kinerja Individu (IKI) dalam SKP merupakan turunan atau intervensi langsung dari target kinerja yang telah disepakati dalam dokumen Perkin. Penyelarasan target Indikator pada SKP pegawai harus mencerminkan dukungan terhadap indikator utama di dalam Perkin unit kerja. Kesesuaian bukti dokumen atau laporan yang diunggah sebagai eviden (seperti laporan kegiatan, SK, dokumen rekap, atau data dukung digital) harus membuktikan tercapainya target fisik maupun persentase yang diamanatkan oleh Perkin. Miftakhul Bakhri dalam kesempatan ini juga pamit tidak lagi bisa membersamai MTsN 4 Bantul dikarenakan sudah ada penugasan pengawasan diwilayah lain. Dalam kesempatan ini disampaikan kenang kenangan kepada Miftakhul Bakhri sebagai wujud apresiasi bimbingan pengawasannya untuk MTsN 4 Bantul.


Acara selanjutnya disampaikan oleh Etyk Nurhayati yang berkesempatan ini  mengenalkan diri sebagai pengawas baru di MTsN 4 Bantul menggantikan Miftakhul Bakhri. Etyk Nurhayati diberikan kesempatan untuk membimbing dan mendampingi guru dalam pengisian Sulingjar. Pendampingan Sulingjar adalah proses bimbingan dan fasilitasi bagi kepala satuan pendidikan dan pendidik untuk memahami mekanisme pengisian instrumen evaluasi mutu. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan telah dilaksanakan. (ltf)