MTs Muhammadiyah Kasihan Siap Cetak Generasi Cerdas Berkarakter Melalui Orientasi Nilai-Nilai Bagi Pelajar Kabupaten Bantul
Bantul ( MTs Muhammadiyah Kasihan ) — MTs Muhammadiyah Kasihan menyelenggarakan Orientasi Nilai-Nilai Bagi Pelajar di Kabupaten Bantul Tahun 2026 guna membekali murid mengenai nilai-nilai positif, kepemimpinan, akhlak, bahaya narkoba, serta pentingnya kepedulian terhadap kondisi emosional teman sebaya pada Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang menghadirkan tiga pemateri, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bantul Sapto Priyono, Kepala BNNK Kabupaten Bantul Arfin Munajah, serta, dari PD Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Bantul Afifah Aris Putri.
Kepala MTs Muhammadiyah Kasihan, Ridwan Furqoni dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan dan membantu siswa menemukan serta mengembangkan potensi diri. Ia juga berpesan agar setiap ilmu yang disampaikan dapat dicatat dan dipelajari kembali.
Pada materi pertama Sapto Priyono mengingatkan para murid bahwa mereka merupakan calon pemimpin bangsa. Karena itu, karakter dan kebiasaan positif perlu dibangun sejak dini. Tiga pesan utama Sapto kepada murid, yaitu jangan meninggalkan sholat lima waktu, patuhi orang tua dan guru, serta bermedia sosial dengan akhlak yang baik.
Materi Kepala BNNK Kabupaten Bantul, Arfin Munajah, memberikan pemahaman bahwa narkoba dapat menjadi salah satu sumber munculnya berbagai kejahatan di lingkungan masyarakat. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran murid untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.
Sementara itu Afifah Aris Putri, menyampaikan materi mengenai “Sobat Damai Sebaya” murid diajak memahami bahwa sobat damai sebaya merupakan sahabat yang peduli terhadap kesejahteraan emosional teman sebayanya.
Kegiatan Orientasi Nilai-Nilai Bagi Pelajar di Kabupaten Bantul Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh sebagai generasi yang cerdas, berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, dan siap menjadi calon pemimpin bangsa. Murid diharapkan tidak hanya memiliki wawasan dan kecerdasan akademik, tetapi juga mampu membangun karakter, menjaga akhlak, menjauhi narkoba, serta memiliki kepedulian terhadap teman dan lingkungan sekitar.(Rasyid)