MIS Ma'arif Giriloyo 2 Selenggarakan Uji Publik Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027
Bantul (MIS Ma'arif Giriloyo 2) - MIS Ma'arif Giriloyo 2 menyelenggarakan kegiatan Uji Publik Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 pada hari Kamis (23/07/2026) di Aula MIS Ma'arif Giriloyo 2. Kegiatan ini dihadiri oleh Sunarni, perwakilan dari Seksi Dikmad Kemenag Bantul; Hanif, Ketua Yayasan LP Ma'arif NU Kabupaten Bantul; dan Rini Astuti, pengawas madrasah; komite sekolah; wakil Paguyuban dari kelas 1-6 serta menghadirkan perwakilan murid; dan segenap dewan guru MIS Ma'arif Giriloyo 2.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala MIS Ma'arif Giriloyo 2, Aslikh yang menjelaskan bahwa uji publik ini bertujuan untuk menyempurnakan Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 agar selaras dengan kebutuhan peserta didik saat ini, dinamika pendidikan, dan kebijakan pemerintah. Selanjutnya, penyampaian dari Perwakilan Komite MIS Ma'arif Giriloyo 2, Daldiri yang mendukung penyusunan kurikulum ini dan berharap dapat menjadi acuan dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah.
Sementara itu, Nadhif menegaskan bahwa aspek terpenting bukan sekadar dokumen kurikulum, melainkan implementasinya di sekolah yang menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya kepala madrasah yang bertanggung jawab akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Terdapat tiga komponen yang perlu ditambah dan diperkuat, yaitu kolaborasi, evaluasi, dan pengawasan komite. Selain itu, komitmen untuk meningkatkan prestasi TKA, program tahfiz, serta penguatan ajaran Aswaja harus terus dijaga.
Sunarni mengapresiasi pelaksanaan program Adiwiyata di MIS Ma'arif Giriloyo 2 yang telah membentuk landasan kemandirian peserta didik dalam menjaga kebersihan lingkungan, guna mengoptimalkan pencapaian tersebut, sekolah disarankan untuk menyusun struktur Tim Adiwiyata. Selain itu, untuk mendukung program literasi Kabupaten Bantul serta mengatasi rendahnya minat baca lulusan tingkat dasar, MIS Ma'arif Giriloyo 2 dapat menetapkan target membaca minimal 5 buku sebagai tolok ukur kelulusan literasi guna mencetak generasi yang gemar membaca.
Selanjutnya tambahan dari Rini Astuti. Ia memberikan tanggapan terhadap dokumen kurikulum yang telah dipaparkan. Ia mengapresiasi penyusunan kurikulum dengan visi terbaru untuk menjadi tambahan motivasi peserta didik. Sekaligus mengusulkan penguatan implementasi Pendidikan Khas Jogja (PKJ) melalui pembiasaan Kamis Pon mengenakan pakaian adat dan menggunakan bahasa Jawa.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Gus Helmi Mujtaba. Melalui acara uji publik kurikulum ini, MIS Ma'arif Giriloyo 2 memproyeksikan Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai panduan pendidikan yang bermutu, adaptif terhadap kemajuan zaman, serta berorientasi pada penciptaan lulusan yang cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan fondasi keagamaan yang kokoh. (LM)