Metode Tutor Sebaya Siswa Kelas VII A, Perkuat Kolaborasi SBK dan Matematika dalam Materi Penjualan
Bantul (MTsN 6 Bantul) — Guru Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) MTsN 6 Bantul menerapkan metode tutor sebaya sebagai bentuk kolaborasi pembelajaran dengan mata pelajaran Matematika, Selasa (13/01/202). Kegiatan ini difokuskan pada materi penjualan hasil pengolahan, yang mengintegrasikan aspek kreativitas, keterampilan, dan kemampuan berhitung peserta didik.
Dalam pembelajaran tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Sejumlah siswa yang telah memahami materi berperan sebagai tutor bagi teman sebayanya. Mereka membimbing perhitungan harga jual, diskon, serta estimasi keuntungan, sekaligus menjelaskan konsep penjualan produk hasil pengolahan yang dipelajari dalam mata pelajaran SBK.
Kolaborasi SBK dan Matematika ini memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Siswa tidak hanya belajar membuat dan mengemas produk secara kreatif, tetapi juga memahami aspek matematis dalam menentukan strategi penjualan. Metode tutor sebaya membuat suasana kelas lebih interaktif dan mendorong siswa untuk aktif berkomunikasi serta bekerja sama.
Guru SBK menyampaikan bahwa pendekatan ini efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa. Melalui peran sebagai tutor, siswa belajar bertanggung jawab, melatih kepemimpinan, serta memperdalam pemahaman materi. Sementara itu, siswa yang dibimbing merasa lebih nyaman belajar bersama teman sebayanya.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyambut baik penerapan metode tutor sebaya dalam pembelajaran kolaboratif tersebut. Ia menilai kolaborasi antar mata pelajaran mampu saling melengkapi dan memperkuat kompetensi siswa. “Pembelajaran yang saling mengisi seperti ini sangat positif karena menggabungkan keterampilan akademik dan keterampilan hidup yang dibutuhkan siswa di masa depan,” ujarnya. (wwn/ewh)