KH. Busyrowi Berikan Siraman Rohani dalam Pertemuan POT MTsN 2 Bantul
Bantul (MTsN 2 Bantul) – Pengurus Paguyuban Orang Tua (POT) MTsN 2 Bantul, yang dikoordinir oleh Sutrisno bekerjasama dengan pihak madrasah menyelenggarakan pertemuan POT pada Rabu (26/2) dengan menghadirkan KH. Busyrowi, Pimpinan Pondok Pesantren Ar Rohmah, Jetis, Bantul sekaligus Ketua Komite MTsN 2 Bantul untuk memberikan mauidhoh hasanah dalam pertemuan tersebut. Kegiatan digelar di Mushala Raudhatul ‘Ulum MTsN 2 Bantul, dihadiri seluruh orang tua/wali siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Mengawali tausyiahnya KH. Busyrowi menanggapi apa yang disampaikan oleh Kepala Madrasah, Isti Bandini terkait prestasi yang ditorehkan oleh MTsN 2 Bantul. Ia menyampaikan bahwa orang tua siswa patut bangga dengan prestasi yang dicapai oleh madrasah tersebut. “Kita tidak boleh malu menyekolahkan putra putri kita di MTsN 2 Bantul ini. Saya contohkan bahwa seluruh keluarga saya, semua sekolah di MTsN 2 Bantul, tidak ada yang sekolah di SMP. Dari apa yang dilaporkan bu Isti Bandini tadi, terbukti madrasah ini tidak kalah dengan sekolah lain dalam berprestasi. Maka perlu orang tua untuk mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh madrasah,” ujarnya.
Selanjutnya KH. Busyrowi menyampaikan siraman rohani dengan menyuplik salah satu Hadits Rasulullah yang intinya wajib hukumnya menuntut ilmu dan mengajarkan sopan santun kepada putra putrinya. Orang tua wajib mendidik agama pada mereka. Tetapi sebagai orang tua juga harus berhati-hati, karena harta benda dan anak kita bisa menjadi fitnah jika orang tua tidak bisa amanah. “Tetapi anak kita akan bisa jadi syafaat/penolong kita di dunia dan akherat apabila kita mendidiknya dengan baik,” ungkapnya. Di akhir tausyiahnya KH. Busyrowi mengajak agar selalu mendoakan anak-anak, khususnya para Ibu, doanya sangat manjur. “Semoga anak-anak kita menjadi anak yang shalih shalihah yang bisa menjadi penolong orang tuanya,” pungkasnya.
Semoga usai mengikuti pertemuan POT yang diisi dengan siraman rohani oleh KH. Busyrowi, orang tua siswa kelas VII, VIII, dan IX akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat, mendapatkan pencerahan bagaimana cara mendidik anak yang baik, dan bisa mengamalkan dalam keluarga mereka masing-masing. (Agt)