Kepala Kankemenag Bantul Buka OMI 2026 Tingkat Kabupaten Bantul, Berharap Lolos ke Tingkat Nasional
Bantul (Kankemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul (Kankemenag Bantul), Muntolib, membuka secara resmi pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Bantul. Pembukaan berlangsung di Aula MAN 3 Bantul, Senin (07/09/2026), bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan OMI untuk jenjang MA/SMA.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Bantul, Saeful Hadi; perwakilan Pengawas Madrasah; Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (K2MA); Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (K2MTs); serta Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K2MI).
Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto, selaku tuan rumah menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MAN 3 Bantul untuk menjadi salah satu lokasi pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Bantul.
“Terima kasih sudah mempercayai MAN 3 Bantul untuk menjadi tempat pelaksanaan OMI ini. Kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan yang menjadi wadah bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” ungkap Suyanto.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara OMI Tingkat Kabupaten Bantul, Syaefulani, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan OMI Tahun 2026 di Kabupaten Bantul diikuti oleh 638 peserta dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA. “Jumlah keseluruhan peserta sebanyak 638 orang. Mereka mengikuti berbagai cabang olimpiade sesuai jenjang pendidikan masing-masing,” jelasnya.
Adapun peserta dari jenjang MI/SD terdiri atas 96 peserta Matematika dan 101 peserta IPAS. Jenjang MTs/SMP meliputi 65 peserta Matematika, 67 peserta IPA, dan 63 peserta IPS.
Sementara untuk jenjang MA/SMA, peserta terdiri atas 45 peserta Matematika, 46 peserta Biologi, 37 peserta Fisika, 36 peserta Kimia, 43 peserta Ekonomi, dan 39 peserta Geografi.
Dalam sambutannya, Muntolib mengapresiasi terselenggaranya OMI sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan potensi dan prestasi peserta didik madrasah. Menurutnya, ajang tersebut bukan hanya menjadi kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi para siswa untuk mengukur kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri.
“Kita berharap dari pelaksanaan OMI tingkat Kabupaten Bantul ini lahir peserta-peserta terbaik yang nantinya dapat mewakili Bantul pada jenjang berikutnya,” tutur Muntolib.
Ia juga berharap semakin banyak perwakilan dari Kabupaten Bantul yang mampu melaju hingga tingkat nasional.
“Harapan kami, banyak perwakilan dari Bantul yang lolos sampai tingkat nasional. Tentunya ini akan menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus dapat mengharumkan nama Kabupaten Bantul,” harapnya.
Muntolib juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia berharap para peserta dapat menjadikan OMI sebagai pengalaman berharga untuk terus mengembangkan potensi dan kemampuan akademiknya.
Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Bantul selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap sesuai jenjang pendidikan. Untuk jenjang MTs/SMP, pelaksanaan dijadwalkan berlangsung di MTsN 6 Bantul pada Selasa (08/09/2026).
Sedangkan OMI untuk jenjang MI/SD akan dilaksanakan di MTsN 4 Bantul dan MAN 1 Bantul pada Rabu (09/09/2026).
Melalui pelaksanaan OMI Tahun 2026, diharapkan semakin banyak peserta didik madrasah di Kabupaten Bantul yang mampu menunjukkan prestasi terbaik, baik di tingkat daerah maupun hingga tingkat nasional.

