Lompat ke isi utama
x
Kankemenag Bantul

Istiqomah dalam Sunyi, Tahfidz Jam Ke-0 Kunci Siswa MAN 4 Bantul Perkuat Hafalan

Dikirim oleh liana pada 11 February 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Aktivitas pagi di MAN 4 Bantul tampak lebih khidmat dari biasanya. Di saat sebagian siswa masih bersiap mengikuti pembelajaran, sejumlah siswa telah hadir lebih awal untuk menata niat dan menambah hafalan Al-Qur’an melalui program tahfidz pagi jam ke-0. Program ini menjadi salah satu pembiasaan positif yang secara konsisten dilaksanakan oleh Madrasah Aliyah Negeri 4 Bantul bagi siswa yang memiliki motivasi kuat dalam menghafal Al-Qur’an.

 

Kegiatan tahfidz pagi dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, yakni sejak pukul 06.00 WIB. Pada Rabu (28/01/2026), kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat di Pendopo Perpustakaan Catur Pradipa MAN 4 Bantul. Sebanyak 20 siswa kelas X mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan dan secara bergantian menyetorkan hafalan kepada guru pengampu tahfidz, Bisyri Mustafa.

 

Dalam pelaksanaannya, Bisyri Mustafa dengan telaten menyimak bacaan ayat-ayat suci yang dilantunkan para siswa. Selain mendengarkan setoran hafalan, beliau juga memberikan pembenahan bacaan, khususnya pada aspek tajwid dan makharijul huruf, agar hafalan siswa semakin baik dan sesuai kaidah. Program tahfidz pagi ini menjadi ruang pembinaan khusus di luar jam pelajaran reguler bagi siswa yang ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalan Al-Qur’an.

 

Bisyri Mustafa mengapresiasi komitmen dan kesungguhan para siswa yang mengikuti program tersebut. Ia menegaskan bahwa kemauan dan keistiqamahan merupakan kunci utama dalam proses menghafal Al-Qur’an. “Siswa yang mengikuti tahfidz pagi datang atas kesadaran sendiri. Mereka memiliki keinginan kuat untuk menambah hafalan dan menjaga konsistensi, meskipun harus hadir lebih awal. Sikap ini menjadi modal penting dalam proses tahfidz,” ujarnya.

 

Melalui pembiasaan tahfidz pagi jam ke-0, MAN 4 Bantul berharap dapat menanamkan nilai religius, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam diri siswa. Program ini juga menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga kokoh dalam pembinaan spiritual. (lel/ica)-al