Lompat ke isi utama
MIS Ma'arif Giriloyo 1

Tanamkan Jiwa Nasionalisme Lewat "Aku Cinta Budaya Indonesia" di Gazebo Batik

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 15 July 2026

Bantul (MIS Ma'arif Giriloyo 1) - Rabu (15/07/2026), memasuki hari ketiga Masa Ta'ruf Murid Baru (Matamuda), MI Ma'arif Giriloyo 1 sukses menggelar rangkaian sosialisasi kegiatan kokurikuler yang sarat akan nilai budaya. Mengusung tema "Aku Cinta Budaya Indonesia (Batik)", kegiatan ini bertempat di ikon budaya lokal, Gazebo Batik Giriloyo.


Acara ini dirancang khusus untuk mengenalkan para murid baru pada warisan luhur bangsa, sekaligus mendekatkan mereka pada identitas desa Giriloyo yang terkenal sebagai salah satu sentra batik tulis tertua di Yogyakarta.

 

Suasana Gazebo Batik Giriloyo tampak hidup dan penuh warna dengan kehadiran wajah-wajah ceria para murid baru. Untuk memberikan pemahaman yang mendalam, MI Giriloyo 1 menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Washichatun Chumaida dan Dayat selaku pengelola dan pengurus Kampung Batik Gazebo.

 

Edukasi sejarah dan makna batik disampaikan Dayat dengan telaten mengenalkan sejarah batik Giriloyo, filosofi di balik motif-motif klasik, serta pentingnya menjaga warisan budaya ini agar tidak punah.


Sedangkan praktik dan pengenalan alat didampingi oleh Dayat, para siswa diajak mengenal lebih dekat alat-alat membatik tradisional. Mulai dari mencium aroma khas malam (lilin batik) yang dipanaskan, hingga melihat langsung bentuk canting dan kain mori.


Dengan gaya penyampaian yang interaktif dan diselingi canda gurih khas anak-anak, serta pemberian doorprize bagi yang bisa menjawab pertanyaan Dayat berhasil memancing antusiasme para murid untuk memperhatikan segala yang disampaikan.


Panitia Matamuda MI Giriloyo 1 menyampaikan bahwa tema batik sengaja diangkat dalam kegiatan kokurikuler Matamuda tahun ini. Tujuannya bukan sekadar memberikan pengetahuan teoritis, melainkan untuk menumbuhkan rasa bangga (sense of belonging) anak-anak terhadap budaya lokal sejak dini.


"Batik bukan hanya selembar kain, tapi ada doa, kesabaran, dan ketelitian di setiap goresan cantingnya. Kami ingin anak-anak MI Giriloyo 1 tumbuh menjadi generasi modern yang tetap memegang teguh akar budaya nusantara," ungkapnya.

 

Rangkaian kegiatan hari ketiga ini ditutup dengan sesi foto bersama. Para siswa tampak Bahagia mengenal dan belajar batik di Gazebo Batik Giriloyo 1. Melalui kegiatan ini, Matamuda MI Giriloyo 1 tidak hanya menjadi momen adaptasi lingkungan sekolah baru, tetapi juga menjadi langkah awal lahirnya generasi penerus bangsa yang cinta tanah air dan berbudaya. (SA)

 

MIS Ma'arif Giriloyo 1