Program Adiwiyata Bekali Murid Baru MTsN 4 Bantul Cinta Lingkungan
Bantul (MTsN 4 Bantul) – Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu karakter yang ditanamkan kepada murid baru MTsN 4 Bantul sejak mengikuti Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda). Pada hari ketiga pelaksanaan MATAMUDA, Rabu (15/07/2026), murid kelas VII memperoleh pembekalan mengenai Program Adiwiyata dari Ketua Tim Adiwiyata MTsN 4 Bantul, Sumarno. Dalam pemaparannya, Sumarno menegaskan bahwa Adiwiyata bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan membangun budaya madrasah yang peduli dan berwawasan lingkungan melalui kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten.
Sumarno menjelaskan enam fokus utama Program Adiwiyata, yaitu pengelolaan sampah, konservasi energi, konservasi air, sanitasi dan kebersihan, keanekaragaman hayati, serta inovasi lingkungan hidup. Melalui materi tersebut, peserta didik diajak membiasakan membawa wadah makan sendiri untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai, membawa kantong sampah pribadi, menggunakan listrik dan air secara bijaksana, serta menjaga kebersihan lingkungan madrasah. "Sampahmu, Tanggung Jawabmu" menjadi slogan yang ditekankan agar tumbuh menjadi budaya seluruh warga madrasah.
Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan, MTsN 4 Bantul juga mengenalkan program Sedekah Tanaman Gantung. Melalui program ini, setiap murid diharapkan menyumbangkan tanaman hias gantung untuk memperkaya keanekaragaman hayati sekaligus mempercantik lingkungan madrasah. Selain itu, murid didorong mengembangkan berbagai inovasi ramah lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas, pengelolaan sampah, dan berbagai kreativitas yang mendukung terwujudnya madrasah hijau dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para murid. Sejak masa pengenalan madrasah, MTsN 4 Bantul berkomitmen menanamkan karakter peduli lingkungan sebagai bagian dari budaya madrasah. Harapannya, semangat Adiwiyata tidak hanya tercermin pada lingkungan yang bersih, asri, dan hijau, tetapi juga menjadi kebiasaan hidup yang melekat pada setiap peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.(yul)