Lompat ke isi utama
x
mi sananul ula

Studi Tiru dari Kepala MI Ma'arif Se-Kulon Progo di MI Sananul Ula

Dikirim oleh liana pada 28 January 2026

Bantul (MI Sananul Ula) - Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan tata Kelola madrasah, MI Sananul Ula menerima kunjungan studi tiru dari Kelompok Kepala MI Ma'arif se Kabupaten Kulon Progo. Kunjungan ini menjadi ajang silaturahim dan menjadi ruang belajar bersama untuk saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan madrasah, khususnya untuk mempelajari pengembangan badan usaha milik madrasah (BUMM) yang dimiliki oleh MI Sananul Ula. (Selasa, 27 Januari 2026)

Kegiatan yang bertempat di Aula Pondok Pesantren Sananul Ula tersebut dimulai pukul 09.30 WIB. Kepala MI Sananul Ula dan tim pengembang madrasah menyambut hangat kunjungan dari 17 Kepala MI ma’arif se Kabupaten Kulon Progo.Suyadi  mewakili rombongan Kepala MI Ma'arif se Kabupaten Kulon Progo, dalam sambutannya mengungkapkan harapannya untuk mendapatkan inspirasi dan bimbingan dari MI Sananul Ula dalam mengembangkan badan usaha milik madrasah.

"Kami ingin menjadikan MI Ma'arif Kulon Progo sebagai madrasah yang maju dan memiliki badan usaha yang kuat, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa," ujarnya.

Ridwan Kepala MI Sananul Ula, menyambut baik harapan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan. "Kami senang bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pengembangan badan usaha madrasah. Semoga kerjasama ini dapat membawa manfaat dan memberikan inspirasi bagi para kepala madrasah dalam mengembangkan BUMM di madrasah masing-masing " ujarnya dengan senyum.

Ridwan mempresentasikan tentang BUMM yang dimiliki oleh MI Sananul Ula, termasuk jenis usaha, manajemen, dan strategi pengembangannya. Badan usaha ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi guru dan tenaga kependidikan (GTK) MI Sananul Ula.
“Badan usaha yang kami miliki seperti, Toko Salaman Mart, Catering, Budidaya Ikan Lele di Salaman Farm dan jasa layanan cetak Salaman Press. Adapun modal awal dari badan usaha berasal dari Simpanan Pokok GTK," ujarnya menambahkan.


Kunjungan studi tiru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan madrasah dalam mengelola BUMM, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan memberikan manfaat pada masyarakat sekitar. [Heni]