Lompat ke isi utama
x
MAN 2 Bantul

Siswa-Siswi MAN 2 Bantul Raih Silver Medal di Youth International Science Fair Ke-5 Universitas Negeri Malang

Dikirim oleh eka putri pada 5 March 2025

Bantul (MAN 2 Bantul) - Kembali mengharumkan nama sekolah, lima siswa-siswi MAN 2 Bantul berhasil meraih prestasi gemilang dengan memperoleh medali perak (silver medal) dalam ajang Youth International Science Fair (YISF) ke-5 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang pada 17 Februari 2025. Kelima siswa tersebut, Salwa, Fauziyah, Unaisah, Khansa, dan Acin, berhasil memukau juri dengan karya ilmiah berjudul “Use of Nanotechnology on the Potential of Moringa Leaf Extract as Wound Healing Nanofiber.”

Karya mereka ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan dunia medis dan kesehatan, yakni pemanfaatan teknologi nanoteknologi untuk meningkatkan efektivitas ekstrak daun moringa dalam proses penyembuhan luka. Dalam penelitian ini, mereka mengembangkan nanofiber yang terbuat dari ekstrak daun moringa, yang diklaim memiliki potensi besar dalam mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini tidak hanya menyoroti potensi bahan alami, tetapi juga bagaimana teknologi nanoteknologi dapat memberikan solusi lebih efektif dalam bidang kesehatan.

Proyek ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi tinggi dari Salwa, Fauziyah, Unaisah, Khansa, dan Acin, yang melakukan penelitian dan eksperimen dengan bimbingan dari guru pembimbing mereka. Mereka melakukan berbagai uji coba dan eksperimen untuk menghasilkan nanofiber yang aman dan efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka, dengan memanfaatkan ekstrak daun moringa yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, memberikan apresiasi yang luar biasa atas prestasi yang diraih oleh tim ini. Ia menyatakan kebanggaannya terhadap hasil yang telah dicapai oleh para siswa. "Prestasi ini merupakan bukti bahwa siswa-siswi kami tidak hanya memiliki kecerdasan akademis yang tinggi, tetapi juga kreativitas dan inovasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Kami sangat bangga dengan mereka," ujar Nur Hasanah Rahmawati.

Sementara itu, Fauziyah, mewakili tim, merasa sangat bersyukur dan senang atas pencapaian ini. “Kami sangat senang bisa mendapatkan medali perak di ajang internasional ini. Kami berharap penelitian kami tentang nanoteknologi dan ekstrak daun moringa ini bisa memberikan kontribusi pada dunia medis, terutama dalam pengobatan luka,” ujar Fauziyah.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa siswa-siswi MAN 2 Bantul tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang bernilai tinggi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Prestasi ini membuktikan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat global.