Seluruh Waka Kurikulum MTs Negeri dan Swasta Kabupaten Bantul Ikuti Bimtek KMA 1503 Tahun 2025
Bantul (Forkom Waka Kurikulum) - Forum Komunikasi Wakil Kepala Kurikulum (Forkom Waka Kurikulum) MTs negeri dan swasta se-Kabupaten Bantul sukses menyelenggarakanBimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum dengan tema“Implementasi KMA 1503 Tahun 2025 di Madrasah Tsanwiyah se- Kab. Bantul”. Kegiatan ini didukung oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K2M), Kelompok KerjaPengawas (Pokjawas), serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.
Bimtek dilaksanakan pada Jumat, 21 November 2025 di Aula Lantai 2 Gedung Kemenag Bantul, menghadirkan narasumber utama Ketua Tim 2 KurikulumKesiswaan Kanwil Kemenag DIY, Anita Isdarmini. Turut hadir pula Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bantul, Ahmad Musyadad.
Dalam sambutannya, Ketua K2M MTs Kabupaten Bantul, Sugeng Muhari, menyampaikan apresiasi terhadappenyelenggaraan kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwabimtek ini sangat strategis bagi para waka kurikulum dalammenyatukan persepsi dan arah penyusunan dokumenkurikulum ke depan. “Terima kasih kepada teman-temankoordinator Forkom yang telah menyiapkan kegiatan denganbaik dan berjalan lancar. Semoga membawa manfaat bagisemua,” ungkapnya.
Selanjutnya, dalam pembinaan dan arahannya, Kasi DikmadKemenag Kabupaten Bantul, Bapak Ahmad Musyadad, menyampaikan bahwa bimtek ini menjadi salah satu kegiatanpertama setelah KMA 1503 Tahun 2025 disosialisasikansecara nasional. “Dengan menghadirkan narasumber dan penyusun langsung, yaitu Anita, diharapkan para waka kurikulum bisa bersinergi untuk memajukan pendidikanmadrasah dengan konsep KMA terbaru. Semoga madrasah di Kabupaten Bantul dapat menjadi yang terbaik dan mampubersaing, termasuk dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan dilaksanakan Maret 2026 mendatang,” ujarnya.
Dalam pemaparan materi, Anita Isdarmini menegaskan bahwa perubahan mendasar pada KMA 1503 Tahun 2025 terdapat pada landasan dan latar belakangkurikulum. “Jangan hanya dilihat di bagian strukturkurikulum. Pahami dan kuasai dulu konsep atau paradigmayang ingin dicapai melalui KMA terbaru ini,” tegasnya.
Secara terpisah, Ketua Forkom Waka Kurikulum MTs Kabupaten Bantul, Drajad Hadi Wibowo, menjelaskanbahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat terhadapterbitnya regulasi baru. “KMA 1503 ini keluar di pertengahansemester, sehingga kami harus segera mungkin menguasaidan memahami agar dapat diintegrasikan dan dilaksanakanpada semester 2 nanti,” jelasnya.
Dengan terlaksananya kegiatan bimtek ini, diharapkan seluruhwakil kepala kurikulum MTs se-Kabupaten Bantul dapatmengimplementasikan KMA 1503 Tahun 2025 secara optimal di satuan pendidikan masing-masing sebagai upayapeningkatan mutu pendidikan madrasah. (Drajad Hadi Wibowo)