Rakor Triwulan Pokjawas Bantul, Dikmad Tegaskan Sinergi dan Agenda Madrasah
Bantul (Kankemenag) – Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) gabungan Kementerian Agama Kabupaten Bantul (Kankemenag Bantul) kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) triwulanan pada Selasa (16/09/2025). Bertempat di RM. Parangtritis, kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas Madrasah, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pengawas Pendidikan Agama Kristen maupun Katolik serta jajaran seksi terkait, termasuk Seksi Pendidikan Madrasah (Dikmad) dan Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS).
Rakor yang rutin digelar setiap tiga bulan sekali ini bertujuan memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, sekaligus memperbarui informasi kedinasan bagi seluruh pengawas di lingkungan Kemenag Bantul. Hadir memberikan sambutan dan pengarahan, Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Bantul, Aminudin, menekankan pentingnya pengawas dalam menjalankan tugas secara profesional. “Pengawas memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pengontrol, tetapi juga pendamping dan pelayan bagi para guru madrasah maupun guru di sekolah. Tugas ini harus dijalankan dengan penuh dedikasi agar mutu pendidikan semakin meningkat,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Seksi Dikmad Kemenag Bantul, Ahmad Musyadad, turut menyampaikan sejumlah agenda kedinasan yang tengah berjalan di madrasah. Ia menyinggung pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) yang baru saja berlangsung, serta persiapan menuju Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) dan lomba Madrasah Hebat yang akan segera digelar. Selain itu, Musyadad juga memberikan penjelasan terkait pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah. “Untuk periode Juli–Agustus sudah masuk di bagian keuangan, kami mohon bapak dan ibu pengawas untuk menyampaikan kepada para guru untuk bersabar menunggu proses selanjutnya,” ungkapnya.
Kehadiran jajaran pengawas dari berbagai bidang dalam rakor ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga kualitas pembinaan guru. Melalui sinergi lintas seksi dan pengawas, diharapkan program-program pendidikan madrasah maupun sekolah dapat berjalan lebih terarah, terkoordinasi, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Bantul. (Masruri)