Lompat ke isi utama
x
MTsN 6 Bantul

Kepala TU MTsN 6 Bantul Mengikuti PSMP Kemenag Bantul Edisi Maret 2025 

Dikirim oleh Sugiyono pada 3 March 2025

Bantul (MTsN 6 Bantul) – Kepala Tata Usaha MTsN 6 Bantul, Nur Latif turut serta dalam Pembinaan Senin Minggu Pertama (PSMP) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul pada Senin (03/03/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula PLHUT Kemenag Bantul serta diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Kemenag Bantul baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting serta live streaming Youtube.  

Acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Ahmad Musyadad, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Bantul. Selanjutnya, Kasubag Kemenag Bantul, Aminuddin, memberikan pembinaan terkait tindak lanjut Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang menjadi dasar pelaksanaan tugas ASN selama satu tahun ke depan. Ia juga menyampaikan bahwa proses pencairan THR 2025 sedang berlangsung, serta mengingatkan seluruh ASN untuk selalu memperbarui data keuangan guna menghindari kendala dalam pembayaran TPG dan Tukin.  

Pada sesi berikutnya, Kasi Bimas Islam, Sugito, menekankan pentingnya program tahsin Al-Qur'an dan menyampaikan permohonan dari Dirjen terkait penyatuan tagline layanan Kantor Urusan Agama (KUA) se-DIY dengan tagline Jogja Istimewa. Ia juga menyarankan agar selama bulan Ramadhan, madrasah mengadakan kultum setelah salat Dzuhur.  

Ahmad Musyadad kemudian menjelaskan regulasi jam kerja ASN di madrasah sesuai dengan edaran Kanwil Kemenag DIY, yakni Senin-Kamis pukul 07.00-14.00 WIB dan Jumat pukul 07.00-14.30 WIB, dengan total jam kerja 32,5 jam per minggu. Ia juga menyoroti pentingnya pencermatan data pencairan tunjangan profesi guru (TPG) agar dapat diproses tepat waktu, di mana pencairan TPG untuk Januari-Februari 2025 dijadwalkan pada Maret 2025.  

Dani Indiarto, Kasi Pontren sekaligus penyelenggara zakat dan wakaf, menyampaikan bahwa proses verifikasi pendaftaran pendidikan pondok pesantren tengah berlangsung. Ia berharap laporan penyelenggaraan zakat dan wakaf dapat dimaksimalkan menjelang Ramadhan.  

Sementara itu, Kasi Pais, Suprapto, membahas terkait PPG bagi guru agama Islam di sekolah umum. Tahun ini, 76 guru PNS dan P3K akan mengikuti PPG yang biayanya ditanggung oleh pemerintah daerah, dengan dukungan dari Baznas dan lembaga lainnya. Selain itu, ia mengusulkan pembentukan forum Rohis tingkat MA/SMA/SMK untuk mendukung kegiatan keagamaan di sekolah umum.  

Di akhir acara, peserta PSMP juga diberikan informasi tentang seleksi Paskibraka tingkat MA/SMA. Program ini diharapkan menjadi wadah pembentukan mental dan karakter siswa madrasah agar dapat bersaing dengan sekolah umum dalam ajang seleksi tersebut.  

Menanggapi berbagai pembahasan dalam PSMP, Nur Latif menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan profesionalisme ASN di lingkungan madrasah. “Pembinaan ini memberikan banyak arahan penting, terutama terkait administrasi, kesejahteraan ASN, serta peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Kami akan menindaklanjuti berbagai kebijakan yang telah disampaikan agar pelayanan di MTsN 6 Bantul semakin optimal,” ungkap Nur Latif.  

Dengan adanya PSMP ini, diharapkan seluruh ASN Kemenag Bantul, termasuk di MTsN 6 Bantul, dapat lebih profesional dalam menjalankan tugasnya serta semakin siap menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan yang terus berkembang. (ltf/bel)