Kegiatan Ekstrakurikuler PMR MAN 2 Bantul: Penyampaian Teori-teori PMR di Kelas
Bantul (MAN 2 Bantul) – Kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) MAN 2 Bantul yang diselenggarakan pada Kamis (20/2/25) di dalam kelas berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Acara yang diikuti oleh seluruh siswa kelas ini, meskipun didominasi oleh siswa kelas X, bertujuan untuk memperkenalkan teori-teori dasar dalam PMR yang sangat penting untuk kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung di ruang kelas yang telah disiapkan oleh pengurus PMR. Acara ini dipandu oleh pembina PMR, Rahmalia dan beberapa anggota PMR senior yang memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai teori penting yang harus dikuasai oleh setiap anggota PMR. Beberapa topik yang disampaikan meliputi pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama, cara menangani luka ringan dan berat, serta pentingnya menjaga kesehatan tubuh agar tetap prima dalam menghadapi tugas-tugas kemanusiaan.
Meskipun acara ini bersifat teori, antusiasme siswa sangat terlihat jelas. Siswa-siswa kelas X yang menjadi peserta terbanyak menunjukkan minat yang besar dalam menyimak materi yang disampaikan. Mereka aktif bertanya dan mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan situasi darurat serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk memberikan pertolongan pertama yang tepat. Beberapa siswa juga terlihat mencatat dengan seksama agar dapat mempraktekkan ilmu yang mereka peroleh saat kegiatan praktik nantinya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai tugas dan peran Palang Merah Remaja sebagai organisasi kemanusiaan yang berfokus pada pertolongan pertama dan kegiatan sosial. Pembina PMR, Ibu Rahmalia, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya pengetahuan tentang pertolongan pertama sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang peduli dan siap dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. "PMR tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga keterampilan yang sangat berguna dalam menyelamatkan nyawa orang lain," ujarnya.
Seluruh peserta terlihat sangat serius mengikuti sesi tanya jawab yang diadakan setelah pemaparan materi. Meskipun didominasi oleh siswa kelas X, siswa dari kelas XI dan XII pun tidak ketinggalan untuk turut serta berinteraksi dan mendalami materi yang disampaikan. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya PMR sudah mulai tumbuh di kalangan siswa di MAN 2 Bantul.
Pada akhir sesi, pengurus PMR memberikan rangkuman materi yang telah disampaikan dan mengingatkan pentingnya menerapkan teori-teori tersebut dalam kehidupan sehari-hari, khususnya saat berada dalam situasi darurat. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan para siswa dalam menghadapai berbagai peristiwa yang membutuhkan pertolongan pertama.
Dengan semangat tinggi, kegiatan ekstrakurikuler PMR ini berakhir dengan sukses dan memberi kesan yang mendalam bagi seluruh peserta.