Lompat ke isi utama
x
MTsN 6 Bantul

Guru Informatika Ajak Siswa Kelas VIIE Menganalisis Melatih Kesadaran Digital dalam Film ke Jogja 2

Dikirim oleh Sugiyono pada 13 January 2026

Bantul ( MTsN 6 Bantul ) - Pembelajaran Informatika tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada pembentukan kesadaran berpikir kritis dan bijak dalam menyikapi informasi digital. Hal inilah yang dilakukan oleh guru Informatika MTsN 6 Bantul Imam Bibit dengan mengajak siswa kelas VIIE menganalisis film berjudul ke Jogja 2 sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual di kelas pada Selasa(13/1/2026).

Film ke Jogja 2 dipilih karena menyajikan cerita yang dekat dengan kehidupan remaja dan sarat nilai tentang hubungan manusia, pilihan hidup, serta dinamika emosi. Melalui media film, siswa diajak untuk memahami bahwa konten digital bukan sekadar hiburan, melainkan sumber informasi yang dapat dianalisis, dimaknai, dan dievaluasi secara kritis.

Dalam kegiatan pembelajaran, siswa terlebih dahulu menonton film secara utuh dengan arahan fokus pengamatan pada alur cerita, karakter tokoh, konflik, serta pesan yang disampaikan. Guru kemudian memfasilitasi proses analisis dengan pendekatan berpikir komputasional, mulai dari mengidentifikasi informasi utama, mengelompokkan peristiwa penting, hingga menarik kesimpulan berdasarkan data cerita yang diamati.

Diskusi kelas menjadi ruang refleksi bagi siswa kelas VIIE MTsN 6 Bantul untuk menyampaikan hasil analisis mereka. Siswa belajar menyadari bahwa setiap tayangan digital membawa sudut pandang tertentu dan dapat memengaruhi cara berpikir serta emosi penonton. Kesadaran inilah yang menjadi tujuan utama pembelajaran, agar siswa mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Antusiasme siswa terlihat dari keberanian murid VIIE MTsN 6 Bantul mengemukakan pendapat dan mengaitkan isi film dengan pengalaman sehari-hari. Guru Informatika berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan diskusi, meluruskan pemahaman, serta menanamkan nilai etika digital dalam mengonsumsi konten audiovisual.

Pembelajaran analisis film ke Jogja 2 ini menunjukkan bahwa mata pelajaran informatika dapat menjadi sarana efektif dalam melatih kesadaran digital dan kemampuan analisis siswa. Dengan pendekatan yang humanis dan reflektif, informatika tidak hanya mengajarkan teknologi, tetapi juga membentuk karakter dan kecakapan berpikir siswa dalam menghadapi arus informasi di era digital. (imb)