Lompat ke isi utama
x
MTsN2

Guru BK MTsN 2 Bantul Lakukan Home Visit Secara Intensif

Bantul (MTsN 2 Bantul)-Guru Bimbingan Konseling (BK) MTsN 2 Bantul pada masa pandemic covid-19 ini, intensif melaksanakan layanan home visit pada beberapa peserta didik guna lebih memahami dan mendalami karakter para peserta didik. Hal ini tak lepas dari arahan Kepala MTsN 2 Bantul, Musa Surahman, S.Ag., yang terus memberikan motivasi pada para guru di lingkungan MTsN 2 Bantul untuk melakukan berbagai pelayanan terbaik dan juga pendekatan secara intens kepada para peserta didik agar tujuan pendidikan yang diharapkan bisa tercapai dengan baik.

Senin (06/09) salah satu tim guru BK MTsN 2 Bantul, Agus Purnomo, S.Pd mengunjungi beberapa peserta didik di rumah. Home visit atau kunjungan rumah, selain sebagai ajang silaturahim dengan keluarga peserta didik, juga merupakan sarana untuk mengetahui kendala yang dialami peserta didik dalam pembelajaran daring. Sasaran kali ini adalah peserta didik yang kehadiran dalam pembelajaran daring sangat kurang, kedisiplinan dalam penyerahan tugas juga kurang, mereka yang mengalami kendala terbatasnya kuota, dan seringnya handphone error.

“Ternyata ada beragam latar belakang di balik ketidakdisiplinan siswa, hal inilah yang harus dicari tahu sehinga bisa diupayakan solusi terbaik. Sebab pembelajaran terus berjalan. Jika tidak segera teratasi, maka mereka pun akan tertinggal. Jika dibiarkan, pada akhir semester, hal ini akan memberatkan siswa itu sendiri dengan tugas yang menumpuk,” Jelas Agus Purnomo,

Dalam kunjungannya, Agus bisa leluasa berkomunikasi langsung dengan orang tua dan peserta didik, juga sekaligus mencari tahu hambatan peserta didik dalam pembelajaran daring, memberikan bimbingan guna menemukan solusi terbaik. Guru BK juga sering menerima curhatan dari peserta didik terkait kendala dalam pembelajaran daring, juga masalah-masalah kesulitan belajar, rumah tangga, sosial, pribadi, maupun kondisi ekonominya. Kegiatan home visit yang dilakukan oleh guru BK ini disambut baik oleh bapak/ibu wali kelas karena mereka merasa sangat terbantu dalam mengatasi masalah yang dihadapi peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya. Dengan kunjungan rumah atau home visit oleh tim guru BK bisa dijadikan sarana mengetahui kondisi secara akurat dan data yang sebenarnya. Data ini dibutuhkan untuk pemberian layanan madrasah lainnya seperti bantuan bagi mereka yang tidak mampu maupun santunan anak yatim.(Agt)