Lompat ke isi utama
MAN 2 Bantul

Dorong Kualitas Pelayanan Publik, MAN 2 Bantul Gelar Sosialisasi PEKPPP

Dikirim oleh eka putri pada 7 September 2026

Bantul (MAN 2 Bantul)  — Aula MAN 2 Bantul menjadi lokasi digelarnya Sosialisasi Pelaksanaan, Pemantauan, dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan ini digelar sebagai salah satu langkah untuk memperkuat pemahaman civitas madrasah terkait standar dan kualitas pelayanan publik yang harus diterapkan di lingkungan MAN 2 Bantul.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan bahwa komitmen bersama menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. “Pelayanan publik yang berkualitas, transparan dan akuntabel merupakan cerminan kinerja kita sebagai pelayan masyarakat.” Ia pun berharap sosialisasi ini mampu memperdalam pemahaman semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan layanan di madrasah, sehingga dapat diimplementasikan dengan lebih optimal.

“Melalui kegiatan ini, semoga kita semakin memahami dan mampu mewujudkan pelayanan yang lebih baik.” Materi inti kemudian dipaparkan oleh Chilyati, Analis SDM Aparatur Ahli Muda. Ia menguraikan bahwa PEKPPP pada dasarnya merupakan mekanisme pengukuran kinerja pelayanan publik pada suatu unit kerja secara berkala, yang hasilnya digunakan untuk menyusun nilai indeks pelayanan publik. “PEKPPP adalah upaya pengukuran sistematis pada unit kerja dalam jangka waktu tertentu atas kinerja pelayanan publik guna memperoleh nilai indeks pelayanan publik.”

Menurut Chilyati, PEKPPP hadir sebagai instrumen untuk mengevaluasi kinerja pelayanan publik secara menyeluruh, mencakup pelayanan barang, jasa, hingga administratif. Melalui evaluasi ini, setiap unit pelayanan dapat melakukan penilaian mandiri sekaligus mengukur sejauh mana perbaikan kualitas layanan telah tercapai. Ia menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah memberi gambaran capaian peningkatan kualitas layanan sekaligus menjadi bahan masukan untuk perbaikan ke depan. Selain itu, PEKPPP juga dimaksudkan untuk mendorong setiap unit pelayanan publik agar terus berbenah, sehingga tercipta pelayanan prima yang memuaskan masyarakat. Pada sesi selanjutnya, narasumber memaparkan sejumlah aspek yang menjadi tolok ukur dalam evaluasi PEKPPP. Terdapat enam aspek utama, yakni Kebijakan Pelayanan, Profesionalisme SDM, Sarana Prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP), Konsultasi dan Pengaduan, serta Inovasi.

Di samping keenam aspek tersebut, evaluasi juga mempertimbangkan sejumlah prinsip, antara lain Keadilan, Partisipasi, Akuntabilitas, Transparansi, Berdaya Guna, dan Aksesibilitas. Pemaparan ini menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tidak cukup dinilai dari ketersediaan layanan semata, melainkan juga dari cara layanan tersebut dijalankan, apakah sudah profesional, transparan, akuntabel, mudah diakses, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi yang dilanjutkan dengan sesi diskusi. Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul diharapkan semakin matang dalam menjalankan pemantauan dan evaluasi kinerja pelayanan publik serta konsisten melakukan perbaikan berkelanjutan. Sejalan dengan semangat “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia”, MAN 2 Bantul menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat/fitri