Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI Monitoring Pemanfaatan Digitalisasi Pembelajaran IFP di MTs Negeri 7 Bantul
Bantul (MTsN 7 Bantul) – MTs Negeri 7 Bantul menerima kunjungan Tim Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia bersama perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka Monitoring Pemanfaatan Digitalisasi Pembelajaran Interactive Flat Panel (IFP), Rabu (29/07) pagi.
Kegiatan monitoring diawali dengan pertemuan di Ruang Rapat Kepala MTs Negeri 7 Bantul. Tim monitoring diterima langsung oleh Kepala MTs Negeri 7 Bantul, Hidayat, didampingi Kepala Tata Usaha MTs Negeri 7 Bantul, Merry Kristiana Dessi. Dalam pertemuan tersebut dibahas implementasi digitalisasi pembelajaran melalui pemanfaatan IFP sebagai salah satu sarana pendukung transformasi pendidikan di lingkungan madrasah.
Selanjutnya, tim melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang telah dilengkapi perangkat IFP, di antaranya Ruang Rapat MTs Negeri 7 Bantul, Perpustakaan Ma7uba Lib, serta Laboratorium Komputer MTs Negeri 7 Bantul. Pada kesempatan tersebut, tim melihat secara langsung kondisi perangkat, pemanfaatannya dalam kegiatan belajar mengajar, serta berbagai fungsi lain yang telah diterapkan dalam mendukung digitalisasi layanan pendidikan di MTs Negeri 7 Bantul.
Dalam keterangannya, Kepala MTs Negeri 7 Bantul, Hidayat, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama RI bersama Kanwil Kementerian Agama DIY.
"Hari ini kami menyambut dengan penuh rasa hormat Tim Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama RI bersama perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY dalam kegiatan Monitoring Pemanfaatan Digitalisasi Pembelajaran Interactive Flat Panel (IFP). Monitoring ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengoptimalkan penggunaan fasilitas yang telah diberikan pemerintah. Kami berkomitmen agar IFP benar-benar dimanfaatkan dalam mendukung digitalisasi pembelajaran, peningkatan mutu layanan pendidikan, serta transformasi digital di MTs Negeri 7 Bantul," ujar Hidayat.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha MTs Negeri 7 Bantul, Merry Kristiana Dessi, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan sarana digital yang telah diberikan oleh Kementerian Agama kepada MTs Negeri 7 Bantul.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama atas bantuan fasilitas Interactive Flat Panel (IFP) yang diberikan kepada MTs Negeri 7 Bantul. Selama ini, IFP telah menjadi bagian penting dalam digitalisasi pembelajaran di madrasah. Perangkat ini kami manfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar, rapat, koordinasi, pelatihan, presentasi, hingga pembelajaran mandiri peserta didik. Melalui monitoring ini, kami memastikan bahwa pemanfaatan digitalisasi pembelajaran melalui IFP berjalan optimal, perangkat terawat dengan baik, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu layanan pendidikan di MTs Negeri 7 Bantul," jelas Merry Kristiana Dessi.
Kegiatan monitoring berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari seluruh jajaran MTs Negeri 7 Bantul. Selain menjadi sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai implementasi teknologi pembelajaran di madrasah agar pemanfaatannya semakin efektif, inovatif, dan berkelanjutan.
Monitoring tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan digitalisasi pembelajaran melalui Interactive Flat Panel (IFP) di MTs Negeri 7 Bantul telah berjalan secara optimal. Kehadiran IFP tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga memperkuat transformasi layanan pendidikan, administrasi, koordinasi, pelatihan, serta pengembangan budaya kerja berbasis teknologi di lingkungan madrasah. Dengan komitmen tersebut, MTs Negeri 7 Bantul terus menghadirkan pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.(riza)