Bina Siswa Katolik SD se-Kabupaten Bantul: Gadget Menguatkan Panggilanku
Bantul (Kankemenag) – Dalam upaya memperkuat iman dan membentuk karakter peserta didik di tengah perkembangan teknologi digital, kegiatan Bina Siswa Katolik Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Bantul diselenggarakan di Gereja Santo Yakobus Alfeus Pajangan, Bantul, pada Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 siswa Katolik dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Bantul. Hadir pula para Guru Pendidikan Agama Katolik, Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Dasar dan Menengah, Penyuluh Agama Katolik Kabupaten Bantul, serta Pembimas Katolik DIY, Kristoforus Sinsesius yang turut memberikan dukungan dan perhatian terhadap pembinaan iman generasi muda Katolik.
Mengusung tema “Gadget Menguatkan Panggilanku”, kegiatan ini mengajak para siswa untuk semakin bijaksana dalam memanfaatkan teknologi digital. Gadget bukan sekadar alat untuk bermain dan mencari hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk belajar, mengembangkan kreativitas, memperdalam iman, serta melakukan hal-hal positif yang berguna bagi sesama.
Materi pembinaan disampaikan oleh Veronika Nurhayati dengan pendekatan yang menarik, komunikatif, dan sesuai dengan dunia anak-anak. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak memahami bahwa teknologi harus digunakan secara bertanggung jawab. Anak-anak perlu mampu memilih konten yang bermanfaat, mengatur waktu penggunaan gadget, serta tidak melupakan doa, belajar, keluarga, dan pergaulan dengan teman-teman.
Pesan utama yang ingin ditanamkan adalah bahwa gadget hendaknya menjadi alat untuk mendukung pertumbuhan pribadi dan panggilan hidup, bukan justru menguasai kehidupan anak-anak. Sebagai anak-anak Katolik, mereka diajak menggunakan teknologi untuk semakin mengenal Tuhan, mengembangkan talenta, menyebarkan kebaikan, dan menjadi sahabat bagi sesama.
Kegiatan Bina Siswa Katolik ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara Gereja, sekolah, guru agama, pengawas, penyuluh, dan Kementerian Agama dalam mendampingi pertumbuhan iman serta karakter peserta didik Katolik sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sekitar 100 siswa yang hadir semakin bersemangat menjadi generasi Katolik yang cerdas, beriman, kreatif, dan bijaksana dalam menggunakan teknologi digital.
“Gunakan gadget untuk hal yang baik, kembangkan talenta, kuatkan iman, dan jadilah berkat bagi sesama. Gadget di tangan, Tuhan di hati, kasih dalam tindakan!” (Slmt)