Lompat ke isi utama
Kankemenag Bantul

Hadiri Rilis Survei Indeks Kesalehan Ekologis, Penggerak Ekoteologi Kankemenag Bantul Tawarkan Kerja Sama Riset

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 21 October 2026

Bantul (Kankemenag) - Penggerak ekoteologi Kantor Kemenag Kabupaten Bantul (Kankemenag Bantul), Isman, menawarkan kerja sama riset dalam acara rilis survei Indeks Kesalehan Ekoteologis (IKE) yang diselenggarakan oleh Program Studi Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (21/10/2026).

 

Riset tersebut diperlukan Kankemenag Bantul untuk mengukur secara ilmiah pelaksanaan mandatori ekoteologi yang sedang dilaksanakan. “Dengan adanya riset maka akan dasar evaluasi menjadi jelas. Solusi juga akan dapat diperoleh melalui rekomendasi-rekomendasi yang diberikan oleh peneliti,” terang Isman.

 

Ketua Program Studi Sosiologi, Mahatva Yoga Adi Pradana menyambut baik tawaran tersebut. Yoga menyatakan bahwa pihaknya juga bersedia memberikan masukan atas pelaksanaan program ekoteologi di Kankemenag Bantul.

 

Dalam rilis tersebut, Yoga memaparkan bahwa IKE Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026 mencapai skor 80,10 pada skala 0–100. Angka ini menunjukkan bahwa penghayatan nilai keagamaan masyarakat DIY terhadap lingkungan berada pada tingkat tinggi hingga sangat tinggi. Dimensi ritual-ekologis, yakni keterkaitan ibadah, ajaran, dan lembaga keagamaan dengan kepedulian lingkungan, menjadi yang tertinggi, yaitu 81,35.

 

Sedangkan dimensi sosial-ekologis mencapai 79,46 dan reflektif-transformatif sebesar 79,53 atau relatif menjadi yang terendah dari dimensi yang lain. Hal itu menunjukkan bahwa nilai IKE sebesar 80,10 memperlihatkan sikap pro-lingkungan yang tinggi dari masyarakat tetapi pada saat sama menunjukkan bahwa keyakinan yang kuat tersebut belum otomatis menjadi perilaku, dan bahwa refleksi serta suara publik atas permasalahan lingkungan, termasuk dari pemuka agama adalah bagian yang paling sedikit terjadi.

 

Data survei juga menunjukkan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh atas sikap pro-lingkungan. Responden yang berpendidikan sarjana memiliki skor tertinggi (81,58), lebih tinggi daripada lulusan SMP (78,34), meskipun selisihnya tergolong kecil.

 

Sebagai solusi atas kondisi tersebut direkomendasikan langkah penyadaran pro-lingkungan melalui tempat-tempat ibadah serta penguatan muatan ekologis pada ceramah-ceramah keagamaan. Survei dilaksanakan pada Mei–Juli 2026 oleh Program Studi Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga bersama mahasiswa angkatan 2024 sebagai enumerator. Sebanyak 511 warga berusia 17 tahun ke atas dari Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, dan Kota Yogyakarta diwawancarai tatap muka. IKE mengukur enam dimensi: spiritual, etis-moral, ritual, perilaku, sosial, dan reflektif-transformatif. Rilis survei dihadiri oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Noorhaidi Hasan. (Ism)

Kankemenag Bantul