Lompat ke isi utama
x
MAN 2 Bantul

APH UGM Jadi Kawah Candradimuka, Siswa MAN 2 Bantul Siap Hadapi Dunia Kerja

Dikirim oleh eka putri pada 7 Mei 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) – Academic Production House (APH) UGM menjadi “kawah candradimuka” bagi siswa MAN 2 Bantul dalam menempa keterampilan dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Hal ini tampak dalam kegiatan penarikan siswa magang yang dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026 pukul 09.00 WIB di Gedung Rektorat Universitas Gadjah Mada. Magang ini menjadi ajang pembelajaran langsung di industri kreatif yang memberikan pengalaman nyata bagi siswa. “Selama magang, siswa menunjukkan semangat belajar yang baik. Namun ke depan, mereka perlu dibekali kemampuan dasar seperti desain grafis dan produksi video, termasuk penguasaan kamera dan peralatan pendukung agar lebih siap saat terjun ke dunia industri,” ujar Irwan Endrayanto Aluicius, perwakilan APH UGM.

Kegiatan penarikan dihadiri oleh guru pembimbing dari MAN 2 Bantul, Fitria Endang Susana, serta tiga siswa peserta magang yaitu Arha Muhammad Aufa Akbar, Banu Restu Aji, dan Larasati Nawang Probo. Momentum ini menjadi penutup rangkaian kegiatan magang sekaligus refleksi atas proses pembelajaran yang telah dilalui siswa selama berada di lingkungan kerja profesional.

Selama menjalani magang di APH UGM, siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam proses produksi multimedia. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat dalam praktik penggunaan kamera, pengambilan gambar, serta pengolahan video. Pengalaman ini melatih keterampilan teknis sekaligus membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

Guru pembimbing, Fitria Endang Susana, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan pihak APH UGM. “Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan kesempatan yang diberikan kepada siswa. Program ini sangat membantu dalam meningkatkan kompetensi mereka, terutama di bidang industri kreatif,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa ke depan, madrasah akan terus meningkatkan pembekalan awal agar siswa lebih siap sebelum mengikuti program magang. Salah satu siswa peserta magang, Banu Restu Aji, mengungkapkan bahwa pengalaman magang di APH UGM sangat berkesan dan membuka wawasan baru. “Kami belajar langsung bagaimana proses produksi berlangsung, mulai dari penggunaan alat hingga editing video. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan membuat kami lebih siap menghadapi dunia kerja,” tuturnya.

Dengan berakhirnya program magang ini, MAN 2 Bantul semakin optimis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Kerja sama dengan APH UGM diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak siswa yang mendapatkan kesempatan belajar langsung di dunia industri kreatif dan siap bersaing di masa depan./fitria