Awali Asesmen, MAN 4 Bantul Fasilitasi Murid Tenangkan Hati Lewat Kegiatan Tadarus
Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana yang berbeda terasa di MAN 4 Bantul pada hari pertama pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap, Senin (25/05/2026). Sebelum asesmen dimulai, lantunan ayat suci Al-Qur’an terlebih dahulu menggema di ruang-ruang kelas madrasah.
Sebanyak 30 menit sebelum pelaksanaan asesmen, seluruh murid kelas X dan XI melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama di ruang ujian masing-masing. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membangun kesiapan spiritual dan ketenangan batin murid sebelum mengikuti asesmen.
Didampingi oleh pengawas ujian pada sesi pertama, para murid membaca Al-Qur’an secara tertib dan khusyuk dimulai dari Juz 30. Suasana yang biasanya identik dengan ketegangan menjelang ujian justru terasa lebih tenang dan menyejukkan.
Di Ruang 2, misalnya, para murid tampak duduk dengan tenang sambil melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Pengawas ujian, Susana Siwi Astuti, turut mendampingi pelaksanaan tadarus hingga selesai sebelum asesmen dimulai.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh usaha belajar, tetapi juga oleh kesiapan hati dan kedekatan spiritual kepada Allah Swt.
“Tadarus sebelum asesmen ini menjadi salah satu cara untuk menenangkan hati dan mempersiapkan kondisi spiritual murid. Selain belajar dan berikhtiar, anak-anak juga diajak mendekatkan diri kepada Allah agar diberikan kemudahan, ketenangan, dan kelancaran dalam mengerjakan ujian,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan tadarus berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Setelah membaca Al-Qur’an dan memanjatkan doa bersama, para murid tampak lebih tenang dan siap mengikuti asesmen.
Kegiatan ini menjadi salah satu ciri khas pelaksanaan asesmen di MAN 4 Bantul yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter spiritual murid. Melalui kegiatan tersebut, madrasah berupaya menghadirkan keseimbangan antara ikhtiar intelektual dan kekuatan doa dalam setiap proses pendidikan.
Dengan mengawali asesmen melalui tadarus Al-Qur’an, MAN 4 Bantul ingin menanamkan pemahaman bahwa ilmu pengetahuan dan spiritualitas merupakan dua hal yang saling melengkapi. Sebab, di balik kerja keras dalam belajar, terdapat doa dan ketenangan hati yang turut menjadi bagian penting dalam meraih keberhasilan. (lel/ica)-al