Lompat ke isi utama
x
MAN 3 Bantul

Digitalisasi ASAT MAN 3 Bantul, Wujudkan Asesmen Modern dan Akuntabel

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 25 Mei 2026

Bantul (MAN 3 Bantul) – MAN 3 Bantul melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026 bagi murid kelas X dan XI. Kegiatan evaluasi hasil belajar ini dijadwalkan berlangsung selama 11 hari kerja, terhitung mulai tanggal 25 Mei hingga 12 Juni 2026. ASAT dilaksanakan di 14 ruang kelas dan Laboratorium Komputer.

 

Mekanisme pelaksanaan ASAT disusun dalam jadwal yang terorganisir. Selama asesmen murid mengikuti asesmen untuk dua mata pelajaran berbeda. Pada hari pertama, mata pelajaran Al-Qur’an Hadits menjadi mata uji perdana yang dilaksanakan pada sesi pagi, dimulai pukul 07.00 WIB.

 

Sebelum masuk ke tahap pengerjaan soal, kegiatan diawali dengan pembacaan Asmaul Husna, tadarus Al-Qur’an, dan doa bersama hingga pukul 07.15 WIB. Rangkaian pembukaan ini merupakan bagian dari pembiasaan nilai-nilai religius yang menjadi ciri utama budaya akademik di madrasah.

 

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan tahap persiapan teknis meliputi pembagian naskah soal, pemeriksaan kartu peserta ujian, serta verifikasi kelengkapan administrasi lainnya hingga pukul 07.30 WIB. Khusus pada hari pertama ini, panitia pelaksana juga membacakan secara lengkap tata tertib dan ketentuan pelaksanaan asesmen guna menegaskan standar integritas akademik dan ketertiban, sebelum peserta didik memulai pengerjaan soal hingga pukul 09.00 WIB.

 

Guna menjamin prinsip objektivitas, akuntabilitas, dan kelancaran pelaksanaan, setiap ruang kelas yang digunakan sebagai lokasi asesmen diawasi secara langsung oleh dua orang pengawas yang telah ditetapkan oleh panitia sekolah. Keberadaan dua pengawas dalam satu ruangan ini memiliki peran strategis untuk memantau jalannya kegiatan, memastikan seluruh peserta mematuhi aturan yang berlaku, serta menangani kendala teknis maupun administrasi yang mungkin muncul selama proses berlangsung. 

 

Sementara itu, sistem penilaian memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi Jogja Digital Madrasah (JMD), di samping soal tertulis menggunakan kertas. Hal ini disesuaikan dengan karakteristik instrumen penilaian. Platform JMD merupakan sistem penilaian terpadu yang telah diterapkan secara luas dan terstandar di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bantul untuk mendukung transformasi digital pendidikan. Adapun sesi asesmen kedua pada hari pertama dilaksanakan pada pukul 09.30 hingga 11.00 WIB dengan mata pelajaran Penjasorkes.

 

ASAT memiliki kedudukan sangat vital karena menjadi alat ukur capaian belajar murid. Seluruh peserta didik tampak sangat fokus, tekun, dan berupaya mengerjakan setiap butir soal dengan kemampuan terbaik yang telah diperoleh selama proses pembelajaran. 

 

Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto menyampaikan bahwa perkembangan teknologi menjadi keniscayaan sehingga dalam dunia pendidikan perlu pembaharuan. “Kementerian Agama memiliki Asta Protas, salah satunya Digitalisasi Tata Kelola. MAN 3 Bantul mendukung penuh program ini dengan menyelenggarakan evaluasi pembelajaran berupa melalui platform Jogja Madrasah Digital (JMD). Teriring doa semoga anak-anak dapat mengikuti seluruh rangkaian asesmen dengan menjunjung tinggi kejujuran akademik dan memperoleh hasil yang memuaskan,” tutur Suyanto (ris/sal)