Lompat ke isi utama
x
MTs Al-Falaah Pandak

Transformasi Pendidikan Madrasah, Guru MTs Al-Falaah Pandak Laksanakan IHT Penyusunan Analisis CP-TP dan RPP Terintegrasi Kurikulum Berbasis Cinta

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 15 February 2026

Bantul (MTs Al-Falaah Pandak) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik, para guru MTs Al-Falaah Pandak melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) pada Kamis (12/02/2026). Bertempat di Aula Madrasah, kegiatan ini memfokuskan pada "Penyusunan Analisis CP-TP dan RPP Terintegrasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)" Tahun Ajaran 2025/2026.

 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis madrasah dalam mengimplementasikan KBC sebagai "jiwa" dari kurikulum nasional, guna melahirkan insan yang humanis, nasionalis, dan toleran.

 

Kepala MTs Al-Falaah Pandak, Ashlihatul Lathifah dalam sambutannya menekankan bahwa penerapan KBC di lingkungan madrasah bukan berarti mengganti kurikulum yang sudah ada, melainkan memperkuatnya dengan nilai-nilai kasih sayang.

 

"Implementasi KBC ini adalah bentuk komitmen kita untuk mewujudkan pendidikan yang memanusiakan manusia. Nilai-nilai 'Cinta' harus menjadi stimulus dalam setiap materi pembelajaran, sehingga tujuan kita membentuk 'Insan Paripurna' yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual, dapat tercapai," ujar Ashlihatul Lathifah.

 

Hadir sebagai narasumber utama, Ida Uswatun Hasanah yang membedah secara mendalam teknik penyusunan rencana pembelajaran yang terintegrasi dengan KBC. Ia menjelaskan pentingnya memahami Pola 5-5-5 yang mencakup 5 Tujuan Utama, 5 Panca Cinta (Cinta Allah & Rasul, Ilmu, Lingkungan, Diri & Sesama, serta Tanah Air), dan 5 Lingkungan Belajar yang nyaman.

 

"Ibu dan Bapak guru harus mampu menemukan 'benang merah' antara Capaian Pembelajaran (CP) dengan Panca Cinta. KBC ini harus mewarnai seluruh kegiatan, mulai dari intrakurikuler hingga budaya madrasah. Kita ingin menciptakan lingkungan belajar yang Aman, Nyaman, Ramah, Menyenangkan, dan Sejahtera bagi siswa," terang Ida Uswatun Hasanah di hadapan peserta.

 

Ia juga menambahkan bahwa integrasi ini dimulai dari pemetaan CP, mencari kata kunci, hingga menyusun Modul Ajar yang menerapkan strategi pembelajaran mendalam (Deep Learning).

 

Waka Kurikulum MTs Al-Falaah Pandak, Ulfah Latifah menyatakan bahwa IHT ini merupakan bekal krusial bagi tenaga pendidik agar siap secara teknis maupun administratif. "Melalui pelatihan ini, kita memastikan setiap guru mampu menyusun administrasi mengajar yang integratif. Kita ingin setiap RPP yang disusun bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan panduan nyata untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan penuh cinta di dalam kelas," ungkapnya.

 

Acara yang berlangsung penuh antusias ini ditutup dengan sesi praktik intensif, di mana para guru melakukan Pemetaan CP-TP dan menyusun Modul Ajar terintegrasi KBC. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi yang diwakili oleh masing-masing rumpun mata pelajaran untuk saling berbagi ide dan strategi pengajaran. Melalui kegiatan IHT ini, diharapkan seluruh guru MTs Al-Falaah Pandak dapat mengimplementasikan nilai-nilai cinta dalam setiap langkah pembelajaran, sehingga mampu menciptakan ekosistem madrasah yang unggul dan berkarakter pada tahun ajaran mendatang. (Nrl)