Tim IT MTsN 6 Bantul Rakit Interactive Flat Panel (IFP) sebagai Sarana Pembelajaran Madrasah
Bantul ( MTsN 6 Bantul ) - MTsN 6 Bantul terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi. Hal tersebut ditandai dengan dimulainya perakitan Interactive Flat Panel (IFP) oleh Tim IT madrasah sebagai sarana pendukung kegiatan belajar mengajar di kelas.
IFP yang dirakit berupa layar monitor Smart TV berukuran 75 inci yang merupakan bantuan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Bantuan tersebut diterima MTsN 6 Bantul pada Selasa, 6 Januari 2026 sebanyak empat unit lengkap dengan alat penyangganya. Perangkat ini dirancang untuk mendukung pembelajaran interaktif, menampilkan materi visual yang lebih jelas, serta memudahkan guru dalam menyampaikan materi pelajaran secara digital.
Sehari setelah bantuan diterima, tepatnya pada Rabu, 7 Januari 2026, Tim IT MTsN 6 Bantul langsung bergerak cepat melakukan perakitan dan instalasi. Langkah ini dilakukan agar sarana tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran di kelas.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan yang diterima serta kinerja Tim IT madrasah.
“Bantuan IFP ini sangat bermanfaat dalam menunjang pembelajaran digital di madrasah. Kami berharap perangkat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para guru sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan bermakna bagi siswa,” ungkap Sugiyono.
Sementara itu, Ketua Tim IT MTsN 6 Bantul, Wijiyanto, menjelaskan bahwa perakitan dan instalasi dilakukan dengan penuh ketelitian agar perangkat siap digunakan dengan aman dan optimal. “Kami memastikan seluruh unit IFP terpasang dengan baik dan siap digunakan. Ke depan, kami juga akan mendampingi guru dalam pemanfaatan perangkat ini agar benar-benar memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran,” jelasnya.
Dengan hadirnya IFP, diharapkan proses belajar mengajar di MTsN 6 Bantul semakin modern, interaktif, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Upaya ini menjadi bagian dari langkah transformasi digital madrasah menuju layanan pendidikan yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.(jks/ewh)