Tanamkan Nilai Kasih Sayang Sejak Hari Pertama, Waka Kurikulum MAN 4 Bantul Kenalkan Kurikulum Berbasis Cinta
Bantul (MAN 4 Bantul) – Memasuki hari kedua Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda), murid baru kelas X MAN 4 Bantul mendapat pembekalan mengenai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Materi yang menekankan pentingnya nilai kasih sayang, empati, dan penghormatan terhadap sesama tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 4 Bantul, Rusli Farida, di Aula Madrasah, Selasa (14/07/2026).
Di hadapan seluruh murid baru, Rusli menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang dikembangkan Kementerian Agama RI untuk membangun ekosistem madrasah yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh warga madrasah. Melalui pendekatan ini, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter yang berlandaskan kasih sayang.
Menurutnya, pengenalan KBC sejak pelaksanaan Matamuda menjadi langkah awal dalam membangun budaya madrasah yang mampu mencegah terjadinya perundungan (bullying) maupun berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.
Dalam pemaparannya, Rusli memperkenalkan lima nilai utama yang menjadi fondasi Panca Cinta, yaitu Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Lingkungan, serta Cinta Tanah Air. Kelima nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi murid dalam menjalani kehidupan belajar maupun berinteraksi dengan warga madrasah.
Rusli mengajak seluruh murid baru untuk mengimplementasikan nilai-nilai Panca Cinta dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan belajar yang harmonis, inklusif, dan saling menghargai.
"Kurikulum Berbasis Cinta ini dihadirkan karena Kementerian Agama ingin memastikan bahwa madrasah menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi kalian semua. Di MAN 4 Bantul, kita belajar bukan dengan tekanan, melainkan dengan fondasi kasih sayang. Melalui Panca Cinta, kalian diajarkan untuk saling menghormati, menyayangi sesama teman, dan menjauhi segala bentuk kekerasan atau perundungan. Mari kita jadikan nilai-nilai cinta kepada Allah, cinta ilmu, cinta sesama, cinta lingkungan, hingga cinta tanah air sebagai karakter utama selama menempuh pendidikan di madrasah tercinta ini," tutur Rusli.
Melalui pengenalan Kurikulum Berbasis Cinta pada kegiatan Matamuda, MAN 4 Bantul berharap murid baru tidak hanya siap mengikuti proses pembelajaran secara akademik, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter yang berakhlak mulia, berempati, serta menjadikan nilai-nilai kasih sayang sebagai landasan dalam kehidupan di madrasah maupun di tengah masyarakat. (lel/ica)-al