Perkuat Kompetensi Guru, MIN 2 Bantul Ikuti Workshop Penulisan Soal dan Bahan Ajar PAI-BA
Bantul (MIN 2 Bantul) – Guru MIN 2 Bantul mengikuti Workshop Penulisan Soal dan Bahan Ajar yang diselenggarakan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) PAI-BA Kabupaten Bantul di Jogloyoso, Bantul, Selasa, 29 September 2026.
Workshop ini diikuti guru Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab (PAI-BA) dari madrasah ibtidaiyah se-Kabupaten Bantul. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun soal dan bahan ajar yang berkualitas serta sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik murid.
MIN 2 Bantul mengirimkan tiga guru mata pelajaran, yakni Evi Yulia Fitriani untuk bidang Bahasa Arab, Zulfa Afifah untuk al-Quran Hadis dan Istinari untuk bidang Akidah Akhlak.
Salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Asni Nailasariy, Sekretaris Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam pemaparannya, Asni menekankan pentingnya pembelajaran PAI yang tidak berhenti pada penguasaan materi, tetapi harus memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari murid.
“PAI harus berdampak kepada kehidupan sehari-hari murid. Jadi, pembelajaran tidak hanya berhenti pada murid mengetahui dan memahami materi, tetapi bagaimana nilai-nilai yang dipelajari benar-benar terlihat dalam sikap dan perilaku mereka,” jelas Asni.
Ia memberikan contoh pembelajaran tentang salat. Menurutnya, guru tidak cukup hanya mengajarkan pengertian, syarat, rukun, dan tata cara salat.
“Misalnya ketika mengajarkan salat, jangan hanya sampai murid tahu bahwa salat itu wajib dan memahami tata caranya. Lebih dari itu, bagaimana salat dapat membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta akhlak murid dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Karena itu, guru perlu merancang pembelajaran dan penilaian yang menghubungkan pengetahuan keagamaan dengan penerapannya dalam kehidupan nyata. Soal dan bahan ajar tidak hanya mengukur kemampuan mengingat materi, tetapi juga pemahaman, penerapan, dan refleksi murid terhadap nilai-nilai yang dipelajari.
Workshop ini juga membahas penyusunan soal dan pengembangan bahan ajar yang selaras dengan tujuan pembelajaran. Selain itu, kegiatan menjadi forum berbagi pengalaman dan praktik baik antarguru PAI-BA se-Kabupaten Bantul.
Keikutsertaan guru MIN 2 Bantul merupakan bagian dari upaya madrasah meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pembelajaran agar PAI dan Bahasa Arab lebih kontekstual, bermakna, serta relevan dengan kehidupan murid.(Zul)