Perkuat Spiritual dan Wawasan, Siswa MTs Al-Falaah Pandak Arungi Jejak Wali di Jawa Timur
Bantul (MTs Al-Falaah Pandak) – Siswa kelas VIII MTs Al-Falaah Pandak telah menyelesaikan perjalanan spiritual dan edukasi yang berkesan. Selama tiga hari, terhitung sejak 9 hingga 11 Februari 2026, mereka mengikuti rangkaian kegiatan Ziarah dan Study Tour menyusuri jejak para wali hingga menikmati wahana edukasi modern di Jawa Timur.
Perjalanan dimulai dengan khidmat melalui ziarah ke makam tokoh-tokoh besar Islam di Nusantara. Para siswa berkesempatan memanjatkan doa di makam KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Jombang, kemudian melanjutkan perjalanan ke makam Sunan Ampel di Surabaya, dan menyeberang ke Pulau Madura untuk berziarah ke makam Syaikhona Kholil Bangkalan.
Kepala MTs Al-Falaah Pandak, Ashlihatul Lathifah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar wisata biasa, melainkan upaya menanamkan karakter religius pada siswa. "Ziarah ini adalah sarana tabarruk atau mencari keberkahan, sekaligus mengenalkan siswa pada sejarah perjuangan para ulama. Kami ingin anak-anak memiliki pondasi spiritual yang kuat sebelum mereka melangkah lebih jauh di jenjang pendidikan berikutnya," ujarnya.
Tak hanya aspek religi, para siswa juga diajak mengeksplorasi kecanggihan teknologi dan sejarah purbakala di Jatim Park 3. Di sana, mereka belajar dengan cara yang menyenangkan melalui berbagai wahana interaktif.
Waka Humas MTs Al-Falaah Pandak, Ahmad Fikri Aji Pamilu, menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan spiritual dan intelektual. "Dunia saat ini menuntut siswa untuk adaptif. Melalui Jatim Park 3, kami membuka cakrawala mereka terhadap perkembangan teknologi dan sains, sehingga mereka tidak hanya saleh secara ritual, tapi juga cerdas secara wawasan," ungkapnya.
Selama perjalanan, keceriaan dan keamanan siswa menjadi prioritas utama. Seluruh rombongan didampingi langsung oleh wali kelas masing-masing untuk memastikan setiap kebutuhan siswa terpenuhi. Salah satu wali kelas yang mendampingi yakni Siti Azizatul Masruroh, mengapresiasi antusiasme para siswa selama perjalanan.
"Saya bangga melihat anak-anak. Meski jadwalnya cukup padat, mereka tetap tertib saat ziarah dan sangat kompak saat di tempat wisata. Kebersamaan seperti ini sangat mahal harganya untuk membangun bonding antara guru dan murid," jelasnya.
Rasa bahagia juga terpancar dari wajah para peserta. Salah satu siswa, Bagas Restu Wijaya, mengaku perjalanan ini menjadi momen yang paling dinanti. "Seru banget! Paling berkesan waktu kami berziarah ke tiga makam karena suasananya tenang, terus langsung lanjut main di Jatim Park 3 bareng teman-teman. Capeknya hilang karena bareng-bareng," cetus Bagas penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar MTs Al-Falaah Pandak berharap para siswa dapat membawa pulang nilai-nilai keteladanan dari para wali dan semangat belajar yang lebih tinggi. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang beradab, berilmu, dan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman di tengah arus modernisasi. (nrl)