Lompat ke isi utama
KUA Sedayu

Penyuluh Agama KUA Sedayu Gencarkan BTQ di Sekolah

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 4 August 2026

Bantul (KUA Sedayu) – Upaya meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an (BTQ) di kalangan pelajar terus digencarkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Sedayu melalui peran aktif para penyuluh agama. Salah satu yang konsisten menjalankan program tersebut adalah Penyuluh Agama Islam KUA Sedayu, Jamilludin, yang secara rutin memberikan pendampingan BTQ di SDN Puluhan Argomulyo Kapanewon Sedayu pada hari Selasa (04/07/2026).

 

Program ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam membangun generasi Qur'ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Dalam setiap pertemuan, Jamilludin memberikan pembelajaran secara bertahap sesuai kemampuan peserta didik. Materi yang diajarkan meliputi pengenalan huruf hijaiyah, makharijul huruf, tajwid, tahsin, hingga latihan membaca Al-Qur'an secara tartil. Selain itu, siswa juga dibimbing untuk mampu menulis ayat-ayat Al-Qur'an dengan benar sehingga keterampilan membaca dan menulis berkembang secara seimbang.

 

Jamilludin menjelaskan bahwa kegiatan BTQ bukan sekadar mengajarkan teknik membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, serta kecintaan peserta didik terhadap kitab suci Al-Qur'an.

 

"Kami ingin anak-anak mencintai Al-Qur'an sejak dini. Ketika mereka mampu membaca dengan baik, memahami adab terhadap Al-Qur'an, dan membiasakan diri membacanya setiap hari, maka nilai-nilai Al-Qur'an akan tumbuh dalam kehidupan mereka. Itulah tujuan utama pembinaan BTQ di sekolah," ujar Jamilludin.

 

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan harus menyenangkan agar siswa merasa nyaman mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran dikemas secara interaktif melalui praktik membaca, murojaah bersama, pembagian kelompok sesuai kemampuan, hingga pemberian motivasi kepada setiap peserta didik.

 

Kepala KUA Kapanewon Sedayu, Syahril Sidiq, memberikan apresiasi atas dedikasi Jamilludin beserta para penyuluh agama yang terus hadir mendampingi sekolah dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an.

 

"Program BTQ merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda. Kami mengapresiasi dedikasi Saudara Jamilludin yang secara konsisten mendampingi peserta didik. Sinergi antara KUA, sekolah, guru, dan orang tua menjadi modal penting untuk mencetak generasi Qur'ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki pemahaman keagamaan yang baik," ungkap Syahril Sidiq.

 

Pihak sekolah menyambut baik kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Sedayu dalam mendukung pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Menurut salah seorang Mia Umi Sholihah guru PAI,  program BTQ memberikan dampak yang nyata terhadap perkembangan kemampuan siswa.

 

Jamilludin berharap program BTQ dapat terus diperluas sehingga semakin banyak sekolah yang memperoleh pendampingan dari penyuluh agama.

 

"Keberhasilan pendidikan Al-Qur'an bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat antara KUA, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, Insya Allah kita dapat melahirkan generasi yang cerdas, religius, berakhlakul karimah, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup," pungkasnya.

 

Melalui program BTQ yang terus digencarkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sedayu, khususnya Jamilludin, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki fondasi keimanan yang kuat, cinta Al-Qur'an, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. (Jml)