Lompat ke isi utama
x
KUA Sedayu

Pengajian Menjelang Bulan Ramadan di Sedayu, Perkuat Persiapan Spiritual dan Sinergi Lintas Sektor

Dikirim oleh Dendy Pramana.P pada 18 February 2026

Bantul (KUA Sedayu) – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, Pemerintah Kapanewon Sedayu menggelar kegiatan Pengajian Sambut Ramadhan pada hari Jumat (13/02/2026). Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh jajaran Forkompinkap Sedayu serta perwakilan pegawai dari berbagai instansi dan lembaga di wilayah Sedayu.

 

Pengajian yang digelar sebagai agenda rutin tahunan ini menjadi momentum penting untuk mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun mental, sebelum memasuki bulan penuh berkah. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan tampak terasa sejak awal acara, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Jamilludin, Penyuluh Agama Islam KUA Sedayu. Lantunan ayat suci tersebut menambah kekhusyukan sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT menjelang Ramadan.

 

Dalam sambutannya, Panewu Sedayu, Tri Budiarto, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini telah menjadi tradisi yang secara rutin dilaksanakan setiap menjelang bulan suci Ramadan. Menurutnya, pengajian ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat kesiapan rohani aparatur pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

 

“Selain jasmani, perlu upaya menyiapkan rohani menjelang puasa. Sehingga saat di bulan Ramadhan tetap bisa bekerja dan memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan,” ungkap Tri Budiarto. Ia menegaskan bahwa keseimbangan antara tanggung jawab kedinasan dan peningkatan kualitas ibadah menjadi kunci dalam menjalani bulan Ramadan dengan optimal.

 

Lebih lanjut, Tri Budiarto berharap agar seluruh pegawai dan unsur Forkompinkap Sedayu dapat menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum peningkatan disiplin, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat. Ramadan, menurutnya, adalah bulan pembinaan diri yang dampaknya tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga secara kelembagaan.

 

Perwakilan KUA Sedayu yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Nova Andriyanto, menyampaikan bahwa pengajian lintas sektor seperti ini sangat penting dalam membangun kebersamaan dan sinergi di wilayah Sedayu. Ia menilai bahwa kolaborasi yang terjalin antara pemerintah kapanewon, unsur TNI-Polri, serta lembaga keagamaan menjadi kekuatan besar dalam menjaga harmoni sosial.

 

“Pengajian ini sangat penting dalam rangka menjalin kebersamaan di tingkat sektor di wilayah Sedayu. Dengan kebersamaan, program-program pembinaan keagamaan dan sosial kemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif,” ujar Nova.

 

Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh KH. Edy Musoffa yang hadir sebagai penceramah. Dalam ceramahnya, Kiai Edy mengajak seluruh hadirin untuk tidak sekadar menyambut Ramadhan secara formal, tetapi benar-benar mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh. Ia menekankan pentingnya menyiapkan empat hal utama dalam menyambut dan mengisi bulan suci Ramadan.

 

“Mari siapkan empat hal menyambut dan mengisi bulan Ramadan, yaitu pertama perbaiki kualitas puasa. Kedua, memperbanyak membaca Al-Qur’an. Ketiga, hindari ucapan dan perbincangan yang tidak bermanfaat. Dan keempat, memiliki target puasa,” pesan Kiai Edy.

 

Ia menjelaskan bahwa memperbaiki kualitas puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hati, pikiran, dan perilaku dari hal-hal yang dapat mengurangi nilai ibadah. Memperbanyak membaca Al-Qur’an menjadi sarana untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT, terlebih Ramadan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an.

 

Selain itu, Kiai Edy mengingatkan agar umat Islam menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat, karena salah satu tujuan puasa adalah melatih pengendalian diri. Ia juga mendorong agar setiap individu memiliki target ibadah selama Ramadan, baik dalam hal khatam Al-Qur’an, sedekah, maupun peningkatan amal sosial lainnya.

 

Pengajian ini diharapkan menjadi bekal awal bagi seluruh peserta dalam memasuki bulan Ramadan dengan semangat baru dan kesiapan yang lebih matang. Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kapanewon Sedayu bersama unsur Forkompinkap dan lembaga keagamaan menunjukkan komitmen untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai spiritualitas, etos kerja, serta kebersamaan di tengah masyarakat.

 

Melalui pengajian sambut Ramadan ini, Sedayu kembali menegaskan bahwa pembangunan wilayah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan administratif, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan moral sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. (Jml)