Lompat ke isi utama
x

Naziha Al Kholifah, Siswi APHP MAN 2 Bantul, Ciptakan Masakan Kekinian Berbahan Jamur Shiitake

Dikirim oleh eka putri pada 19 January 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) — Kreativitas dan keterampilan siswa MAN 2 Bantul kembali terlihat dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2026. Salah satunya ditunjukkan oleh Naziha Al Kholifah, siswi jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), yang berhasil menyajikan masakan kekinian berbahan dasar jamur shiitake.

Naziha bersama seluruh siswa kelas XII yang terdiri dari enam rombongan belajar mengikuti UKK yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin, 12 Januari hingga Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan UKK ini merupakan bagian dari syarat kelulusan siswa kelas XII sebelum mengikuti Ujian Madrasah.

Pelaksanaan UKK untuk jurusan APHP berlangsung di ruang APHP Gedung Workshop Keterampilan MAN 2 Bantul. Dalam kegiatan tersebut, madrasah bekerja sama dengan Jogja Culinary School (JCS) sebagai mitra penguji eksternal. Kerja sama ini, menurut Kurnia Oktaviani selaku guru APHP, telah terjalin cukup lama dalam rangka meningkatkan kualitas kompetensi siswa.

Dari pihak JCS, Wahid Hidayat Al Ahmadi ditunjuk sebagai penguji produk hasil karya siswa. Pada saat ujian praktik, Naziha Al Kholifah menyajikan produk makanan bertajuk Shrimp Bowl Mushroom, olahan modern yang memadukan jamur shiitake dengan konsep hidangan kekinian.

Wahid Hidayat memberikan apresiasi positif terhadap hasil masakan Naziha. Ia menilai produk tersebut sangat enak dan memiliki tampilan yang baik. Menurutnya, penilaian UKK meliputi beberapa aspek penting, antara lain rasa, tekstur, proses pengolahan, penyajian, serta kebersihan selama praktik memasak.

Sementara itu, Siti Nur Aini selaku wali kelas mengaku bangga dengan hasil karya siswanya. Ia juga berkesempatan mencicipi langsung masakan yang disajikan saat penilaian. Menurutnya, keterampilan memasak masakan kekinian seperti ini menjadi bekal penting bagi siswa setelah lulus nanti.

Siti Nur Aini berharap, pengalaman dan kompetensi yang diperoleh selama UKK dapat mendorong siswa untuk mandiri, baik dengan membuka usaha kuliner sendiri maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sesuai cita-cita masing-masing. (sitinur)