Lompat ke isi utama
MAN 2 Bantul

MAN 2 Bantul Ambil Bagian dalam Penyusunan Pembelajaran Demokrasi Bersama Bawaslu

Dikirim oleh eka putri pada 5 August 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) – MAN 2 Bantul menghadiri undangan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bantul dalam kegiatan Rapat Persiapan Pembuatan Desain Pembelajaran Program Bawaslu Membelajarkan Vol. 2 yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Bantul, Rabu (5/8/2026).

Madrasah diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat, Nurhayati. Ketua Bawaslu Kabupaten Bantul, Didik Joko Nugroho, menyampaikan, "Program Bawaslu Membelajarkan menjadi salah satu ikhtiar kami untuk menghadirkan pendidikan demokrasi yang dekat dengan peserta didik. Melalui kolaborasi dengan sekolah dan madrasah, kami berharap lahir generasi yang memiliki kesadaran berdemokrasi, berpikir kritis, dan berintegritas."

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai forum untuk menyusun desain pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai demokrasi, kepemiluan, serta pengawasan partisipatif ke dalam proses pembelajaran di sekolah dan madrasah. Melalui program tersebut, Bawaslu Kabupaten Bantul berupaya memperkuat peran dunia pendidikan dalam membangun budaya demokrasi yang sehat sejak dini melalui pendekatan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Dalam rapat tersebut, para peserta yang berasal dari berbagai satuan pendidikan berdiskusi mengenai penyusunan materi pembelajaran, strategi penyampaian, metode pembelajaran yang menarik, hingga bentuk evaluasi yang dapat diterapkan di kelas. Seluruh masukan dari peserta diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan desain pembelajaran yang aplikatif sehingga dapat diimplementasikan secara efektif oleh guru sesuai karakteristik peserta didik di masing-masing sekolah.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MAN 2 Bantul, Nurhayati, mengapresiasi inisiatif Bawaslu Kabupaten Bantul yang melibatkan dunia pendidikan dalam penguatan demokrasi. "MAN 2 Bantul siap mendukung Program Bawaslu Membelajarkan sebagai bagian dari pendidikan karakter. Kami berharap peserta didik tidak hanya memahami konsep demokrasi, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan partisipasi aktif dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Menurut Nurhayati, kolaborasi antara Bawaslu dan lembaga pendidikan menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan demokrasi yang dikemas dalam proses pembelajaran diharapkan mampu menumbuhkan sikap kritis, menghargai perbedaan pendapat, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas.

Melalui keikutsertaan dalam rapat ini, MAN 2 Bantul berharap sinergi dengan Bawaslu Kabupaten Bantul dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi yang bermanfaat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter di madrasah sekaligus melahirkan generasi muda yang demokratis, berintegritas, bertanggung jawab, dan siap menjadi warga negara yang aktif berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara./fitria